KPU Berau Sosialisasikan PKPU No.5 Tahun 2020 Tentang Tahapan Pilkada Tahun 2020.

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

KPU Berau Sosialisasikan PKPU No.5 Tahun 2020 Tentang Tahapan Pilkada Tahun 2020.

Rabu, 24 Juni 2020



BERAU,GLOBAL-SATU.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU)   Berau  sosialisasi PKPU No.5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 yang dilangsungkan di Hotel Palmy Exclusive Sky Lounge lantai 8 Jl.S.A.Maulana  Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau , Rabu 24/6/2020 pukul 08.30 Wita.

Dalam Pemaparan materi ,Ketua KPU Berau Budi Harianto, S.pdi menyampaikan jika hal Ini merupakan kegiatan sosialisasi pertama  sejak di tundanya tahapan dari bulan maret karena  adanya bencana alam seperti Covid 19.

"Tanggal 15 Juni 2020 tahapan pilkada sudah di aktifkan kembali,dengan syarat wajib menerapkan protokol kesehatan covid 19. Dalam pilkada nanti,  kita akan menjamin hak hak warga untuk memilih dan di pilih. Kami akan sosialisasikan PKPU No.5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Walikota dan Wakil Walikota,"paparnya.


Lebih lanjut ia mengatakan sebagai Dasar Hukum Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang Undang.

"KPU pada tanggal 21 Maret 2020 melalui Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor: 179/PL.02-Kpt/01/KPU/11/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 telah menunda pelaksanaan sebagian tahapan penyelenggaraan Pemilihan serentak Tahun 2020  diantaranya adalah Pelantikan dan Masa Kerja Panitia Pemungutan Suara PPS, Verifikasi Syarat Dukungan Calon Perseorangan, Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan Pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian serta Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih," jelasnya.

Disisi lain , Kepala BPBD H.Thamrin, S.Sos juga menyampaikan seiring dengan adanya wabah Covid 19 dalam hal ini kita harus berhati hati. Bencana ada 3 aspek yaitu bencana alam, bencana non alam, dan Bencana sosial, covid 19 merupakan bencana non alam yg teknisnya kesehatan oleh karena itu bupati Berau menunjuk 3 OPD yaitu RSUD, Dinas Kesehatan dan BPBD dalam menanggani Wabah ini.

"Bagaimana melaksanakan penerapan protokol kesehatan dalam rangka Tahapan- tahapan pilkada tahun 2020,yaitu pada saat pemungutan suara kita tidak bisa melaksanakan dengan video zoom tetapi harus dilaksanakan secara langsung karena banyak daerah desa atau kampung yg tidak terjangkau internet,"imbuhnya.

KPU Berau sudah melaksanakan penerapan protokol kesehatan memulai tahapan pilkada pada hari ini, ada beberapa hal yg perlu kita ketahui dalam melaksanakan tahapan pilkada tahun 2020 dengan New Normal yaitu Kita di wajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, pengecekan suhu tubuh, Petugas- petugas menggunakan APD.

"Khusus Kabupaten Berau perkembangan covid 19 sudah mulai berkurang,  yang kemarin besar adalah klaster gowa yg terpapar positif covid 19, puncaknya kita berada di titik 39 , menurun tinggal 4 orang yg dirawat, setelah itu bertambah 3 orang dari pelaku perjalanan terkonfirmasi ada 42 , sehingga  pasien positif Covid  19 saat ini bertambah menjadi 7 orang . Semoga ini cepat berkurang lagi, sehingga perlu diwaspadai setiap kegiatan tahapan pilkada dengan protokol kesehatan,"pungkasnya.