Wagub Dampingi Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Tinjau Kesiapan MAS sambut New Normal

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Wagub Dampingi Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Tinjau Kesiapan MAS sambut New Normal

Rabu, 17 Juni 2020

SURABAYA,  Untuk mengetahui kesiapan tempat ibadah, khususnya Masjid di Jatim menuju new normal pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) H. M Jusuf Kalla didampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak meninjau Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Rabu (17/6).

Kehadiran Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 tersebut disambut langsung oleh para petugas kebersihan MAS. JK pun tak luput melewati petugas pengecekan suhu badan dan penyemprotan Hand Sanitizer.  

Dirinya pun kagum terhadap Green Toilet MAS yang diresmikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (5/6/2020) lalu. Keberadaannya diharapkan dapat menyiapkan jamaah MAS menuju New Normal.  

JK menyampaikan, bahwa Green Toilet MAS sangat bersih menyerupai hotel berbintang. Selain itu, limbah air wudhu juga termanfaatkan dengan baik.  
Terpenting, lanjut JK, pihak manajemen MAS harus mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan kepada para jamaah.

"Saya mengapresiasi pengelola Masjid Al Akbar Surabaya yang membersihkan masjid lima kali dalam sehari. Saya berharap,  masjid ini juga mengajarkan jamaah untuk senantiasa menjaga dan mematuhi kebersihan serta menjaga jarak ketika berada di masjid, " ungkapnya.  

JK berharap, pengelolaan manajemen kebersihan masjid, bisa menjadi contoh bagi masjid lainnya. Disamping itu, JK juga berharap agar masjid di Jatim bisa menjadi pusat sosial, ekonomi dan kesehatan bagi para jemaahnya.

"Terima kasih kepada seluruh pengurus Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan DMI Jatim yang telah menjaga kebersihan masjid di Jawa Timur," ungkapnya.
Keunggulan Green Toilet di Masjid Nasional Al Akbar sendiri sudah memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19. Pembangunannya diusung agar MAS memiiliki orientasi yang pro environment. Dimana, terdapat sistem pengolahan limbah air wudhu dan limbah toilet berupa IPAL untuk menyiram tanaman dan kolam ikan.

Tidak hanya itu. Green Toilet MAS juga sudah disetting sedemikian rupa untuk menghadapi new normal. Seperti kran-kran air wudhu berjarak satu meter serta menghindari kerumunan dan tetap melakukan physical distancing. (*).