Bebaskan Dari Narkoba, Anggota Kodim/0902 TRD Lakukan Tes Urine

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Bebaskan Dari Narkoba, Anggota Kodim/0902 TRD Lakukan Tes Urine

Selasa, 14 Juli 2020



BERAU,GLOBAL-SATU.com - Sebanyak 50 orang  anggota Kodim 0901/TRD menginkuti tes urine yang diselanggarakan di Aula Piere Tendean  Kodim 0902/TRD Jalan Pulau Semama, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau pada  selasa 14/7/2020.


Dimana jajaran Kodim dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) melaksanakan tes urine, untuk melihat dan mengetahui, bagaimana kondisi anggota tentang Narkoba  hal ini dilakukan sebagai upaya  Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN ) yang dilaksanakan oleh Pabandya sintel Dam VI / MLW Mayor Inf.Endra Retno Erowanto Sos.




Pabandya Sinteldam VI/MLW  Mayor Inf.Endra Retno Erowanto Sos mengatakan Jumlah pelangaran tindak pidana  narkoba untuk kodam VI/MLW terus meningkat ditahun 2019 terdapat 2 kasus narkoba dan 2020 meningkat menjadi 9 kasus narkoba .


"Dari 9 kasus tindak pidana narkoba anggota kodam VI/MLW baik dari perwira , bintara , sampai tamtama semua ada dan semua sudah diproses hukum .Dua kasus sudah di sidangkan dengan putusan 7 tahun penjara dan satunya lagi di pecat , secara keseluruhan  yang dipecat sejumlah dua orang ,"jelasya.




Menurutnya ,hal Ini merupakan  gambaran, bahwa di militer dalam tindak pidana narkoba untuk anggota adalah pemecatan dari dinas kemiliteran.


"Tidak ada yang namanya rehabilitasi, Penyalahgunaan tindak pidana  narkoba oleh anggota dapat merugikan diri sendiri dan keluarga,"ujarnya.


Disisi lain ,  Dandim 0902/TRD Letkol Kav Ilham Faisal Siregar menejelaskan secara singkat  bahwa hal tersebut merupakan   program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini dari komando atas,  untuk mengetahui apakah ada anggota yang terindikasi narkoba atau tidak.


"Dari keselurahan yang mengikuti tes urine semua dinyatakan negatif , tidak ada satu orangpun yang positif narkoba,"jelas Dandim (*)