Kerap Edarkan Sabu Remaja 18 Tahun Ini Diciduk Polisi

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Kerap Edarkan Sabu Remaja 18 Tahun Ini Diciduk Polisi

Rabu, 15 Juli 2020

BENGALON ( KUTIM ) ,GLOBAL-SATU.com - TM ( 18 ) harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran  tertatangkap tangan memiliki dan  kerap mengedarkan sabu  di Jalan Biawan Desa Sepaso Kecamatan, Bengalon Kabupaten Kutai Timur pada selasa 14 /7/2020.


Kapolres Kutai timur AKBP Indras Budi Purnomo melalui Kapolsek Bengalon AKP . Zarma putra mejelaskan kejadiannya bermula  hari Selasa 14/7/2020 sekitar pukul 18.00 wita, Personil Polsek Bengalon mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Biawan Desa Sepaso Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutim kerap terjadi penyalahgunaan narkotika jenis sabu.


"Dari hasil laporan tersebut, selanjutnya personil Polsek Bengalon melakukan penyelidikan ,kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang sedang berada di rumah tepatnya didalam kamar, dan  saat itu polisi berhasil mendapatkan 7 (Tujuh) Poket narkotika jenis sabu yang berada di lantai kamar tidur,"jelas Kapolsek.


Atas kejadian tersebut, lanjut  Kapolsek , pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Bengalon untuk proses hukum lebih lanjut.


"Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni 1. 7 (Tujuh) Poket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,79 Gram (Empat Koma Tujuh Puluh Sembilan) Gram beserta palstik pembungkusnya,
Satu Buah Hp Jenis OPPO Warna merah, Uang Hasil Penjualan sebesar Rp. 450.000,- (Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) . Atas perbuatannya tersangka  di jerat dengan UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) ," pungkasnya. (*)