Kodim 1709 Gandeng Kepala Distrik Yapen Barat Gelar Penyuluhan Administrasi Kampung

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Kodim 1709 Gandeng Kepala Distrik Yapen Barat Gelar Penyuluhan Administrasi Kampung

Senin, 20 Juli 2020

P APUA,GLOBAL-SATU.com -  Dalam rangka memberikan wawasan kepada warga tentang pengelolaan administrasi kampung, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun 2020 Komando Distrik Militer 1709/Yapen Waropen (Kodim 1709/Yawa) bekerja sama dengan Kepala Distrik Yapen Barat, menggelar penyuluhan tentang administrasi kampung yang dilaksanakan di lokasi TMMD tepatnya di Kampung Natabui, Distrik Yapen Barat, Kab. Kepulauan Yapen, Papua, Senin (20/7/2020).

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Albertus Ansanai yang turut hadir dalam kegiatan penyuluhan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Non Fisik TNI Manunggal Membangun Desa ke-108 tahun 2020, yang mana beberapa penyuluhan lainnya telah digelar sebelumnya.

"Dalam kegiatan ini, Satgas TMMD ke-108 Kodim 1709/Yawa menggandeng Kepala Distrik Yapen Barat Wellem Dedifu selaku narasumber, guna memberikan wawasan dan pengetahuan kepada warga khususnya di lokasi TMMD tentang administrasi apa saja yang ada di kampung dan bagaimana pengelolaannya," jelasnya.

Beberapa materi yang disampaikan antara lain administrasi umum, administrasi penduduk, administrasi keuangan dan administrasi pembangunan. "Beberapa materi yang dibahas adalah soal administrasi keuangaan, yang mana dituntut pengelolaannya secara transparan, tertib dan disiplin anggaran," kata Kapten Inf Albertus Ansanai. (Penrem 174/ATW).