Panglima TNI Pimpin Alih Kodal PPRC TNI

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Panglima TNI Pimpin Alih Kodal PPRC TNI

Senin, 13 Juli 2020




JAKARTA, GLOBAL-SATU.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara serah terima Alih Komando dan Pengendalian (Kodal) Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI dari Pangdivif 2/Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han). kepada Pangdivif 1/Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.IP., bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2020).

Sebelumnya, Panglima TNI menerima paparan dari Pangdivif 2/Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto terkait pelaksanaan tugas PPRC TNI tahun 2018-2020 yang telah dilaksanakan dan paparan Pangdivif 1/Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman tentang kesiapan Divisi 1/Kostrad dalam melaksanakan tugas PPRC TNI tahun 2020-2022.



Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI harus senantiasa mencermati perkembangan lingkungan strategis. Di tengah situasi pandemi global, TNI harus selalu berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi ancaman nyata yang mungkin terjadi. Itulah mengapa PPRC TNI disiapkan untuk melaksanakan tugas, kapan dan dimana pun dibutuhkan.

Kesiapan operasional (operational readiness) menjadi kunci keberhasilan tugas PPRC TNI karena sesuai dengan namanya, maka atribut PPRC TNI adalah kecepatan reaksiuntuk merespon ancaman atau krisis dan kekuatan pemukul (strike) yang ampuh untuk menangkal, menyerang dan menghancurkan musuh. Kedua atribut tersebut hanya dapat diperoleh melalui interoperability atau Tri Matra Terpadu.



Dalam kesempatan tersebut,Panglima TNI memberikan beberapa penekanan diantaranya, tingkatkan kesiapan operasional seluruh Satuan Tugas dalam PPRC TNI 2020-2022 yang meliputi Satgasrat, Satgasla, serta Satgasud;  jaga moril dan kondisi prajurit ditengah pandemi Covid-19 agar senantiasa siap melaksanakan tugas dengan dedikasi dan loyalitas tegak lurus; optimalkan kemampuan Tri Matra Terpadu TNI untuk mendukung pencapaian tugas pokok PPRC TNI dan sesuaikan pelaksanaan latihan dengan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto serta para Asisten Panglima TNI dan Angkatan.

(red/Puspen TNI)