Seorang Pemuda Ditangkap Polisi KarenaTega Cabuli Gadis di Bawah Umur

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Seorang Pemuda Ditangkap Polisi KarenaTega Cabuli Gadis di Bawah Umur

Rabu, 01 Juli 2020


BERAU, GLOBAL-SATU.com - BU(42), seorang pemuda warga Kampung Kasai Rt.04 Kecamatan Pulau Derawan Kabupaten Berau ,KalimantanTimur, ditangkap polisi karena melakukan tindakan asusila terhadap  gadis di bawah umur yakni TI (12).


Terungkapnya kasus asusila tersebut menyusul orang tua korban SA (40) melaporkan tidakan tak senonoh yang di alami anaknya itu pada Polsek Pulau Derawan  Rabu (1/7/2020) . SA melaporkan bahwa anaknya TI telah di cabuli oleh BU di Jalan Poros RT 09 Kampung Kasai pada jumat 19 juni 2020 bulan lalu.


Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wobowo S.I.K melaui Kapolsek Pulau Derawan AKP Koko Djumarko membenarkan hal tersebut , bahwa pada Hari Rabu tanggal 01 juli 2020 pelapor  SA mendapat informasi dari  TI  jika TI anaknya pernah di cabuli oleh BU.


"Kemudian pelapor SA langsung menanyakan hal tersebut pada  TI, dan  TI membenarkan bahwa pada hari Jumat 19/6/ 2020 sekitar pukul 16.00 Wita BU pernah mencabuli TI dengan cara kelima jari tangan sebelah kiri telah dimasukkan ke alat vital korban sebanyak 2 (dua) kali,"papar Kapolsek.


Atas kejadian tersebut , lanjut Kapolsek , barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 (satu ) Lembar celana hello Kity Warna Hijau, 1 lembar Kemeja Lengan Panjang Warni Warni, dan  Unit Sepeda Motor Jenis Genio Warna Merah Hitam Merk Honda.


"Tersangka dikenakan Pasal 82 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun pidana penjara,"pungkasnya.(hmz)