Danrem 081/DSJ Tinjau Gelaran Latihan Posko I Kodim 0808/Blitar

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Danrem 081/DSJ Tinjau Gelaran Latihan Posko I Kodim 0808/Blitar

Senin, 24 Agustus 2020



GLOBAL-SATU.com - Wilayah jajaran Kodim 0808/Blitar yang terletak di pesisir Laut Selatan, hal itu memberikan dampak kerawanan tersendiri, khususnya terhadap ancaman bencana alam tsunami.

Untuk itulah dalam gelaran Latihan Posko I Kodim 0808/Blitar kali ini, dilatihkan materi tentang penanggulangan bencana alam tersebut.

Latihan yang resmi dibuka hari ini, ditinjau langsung oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si., bertempat di Makodim 0808/Blitar, Jl. Ahmad Yani No.6, Kepanjen Kidul, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Senin (24/8/2020).

Dalam tinjauannya itu, Danrem tampak memberikan beberapa arahan dan masukan kepada para pelaku terkait latihan yang diselenggarakan tersebut.



Ia juga menjelaskan kepada mereka bahwa, Latihan Posko yang diselenggarakan itu bertujuan untuk melatihkan koordinasi dan sinkronisasi antar staf terkait.

"Setiap staf harus adakan koordinasi terus-menerus hingga matang, agar nantinya tidak terjadi perbedaan terhadap data yang dimiliki atau yang dibutuhkan," terangnya.

Selain itu ia menambahkan, jika koordinasi dengan instansi terkait juga memiliki peran yang sangat penting guna keberhasilan dalam melakukan tugas penanggulangan bencana alam.

Oleh karena itu Danrem menekankan, agar latihan yang diselenggarakan itu dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, supaya jika dihadapkan dengan situasi yang sesungguhnya, sudah siap dan tidak terdadak lagi.