Dukung Operasi Aman Suro 2020, Danrem 081/DSJ Kerahkan Pasukannya

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Dukung Operasi Aman Suro 2020, Danrem 081/DSJ Kerahkan Pasukannya

Rabu, 19 Agustus 2020




GLOBAL-SATU.com- Jajaran TNI-Polri di wilayah Madiun Raya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Suro 2020, bertempat di Stadion Wilis, Jl. Parikesit, Klegen, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (19/8/2020).

Bertindak sebagai Pimpinan Apel yang diikuti tidak kurang dari 1200 personel TNI-Polri yaitu Walikota Madiun H. Maidi.

Dalam arahannya, Walikota Madiun menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap TNI-Polri yang telah siap membantu menjaga kondusifitas Kota Madiun, dalam rangka pengamanan antisipasi kegiatan Suronan yang dilakukan oleh berbagai Perguruan Pencak Silat di wilayah tersebut.



Terkait komitmen yang telah disampaikan oleh para Pimpinan masing-masing Perguruan Silat untuk tidak menggelar kegiatan Suronan di tengah pandemi Covid-19, Walikota berharap hal itu dapat ditepati.

Namun jika masih ada yang melanggar, ia menegaskan akan siap menindak tegas dan tidak akan mentolerir lagi.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si. dalam keterangan persnya menyampaikan, untuk unsur TNI yang terlibat yaitu dari TNI-AD dan TNI-AU.

"Dari jajaran kami sendiri, selain dari Korem, Kodim dan Satdisjan juga kita disiagakan, termasuk dari Yonif 511/DY yang ada di Blitar, dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi dan mudah-mudahan tidak terjadi," urainya.

Sedangkan pasukan yang sudah ikut digelar dalam apel tersebut, Danrem mengatakan sebanyak 3 SSK (Satuan Setingkat Kompi) yang sudah insert dan diploting untuk masuk kedudukan, hasil dari koordinasi semua pihak, baik itu kepolisian, pemerintah daerah dan unsur TNI lainnya.