FPPSKI Menyerukan Agar Masyarakat Indonesia Tidak Ragu Dalam Berkarya Dibidang Pelestarian Budaya

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

FPPSKI Menyerukan Agar Masyarakat Indonesia Tidak Ragu Dalam Berkarya Dibidang Pelestarian Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2020



JAKARTA ,GLOBAL-SATU.com - Satu tahun  FPPSKI berkiprah jajaran pengurus FPPSKI menyerukan agar seluruh masyarakat Indonesia tidak perlu ragu  dalam berkarya dibidang  pelestarian budaya .

Ditemui di acara Milad pertama FPPSKI, Senin 17 Agustus 2020, Narwan Riyadi atau sering disapa Riyandi (Sekretaris Jendral FPPSKI), mengajak seluruh elemen bangsa dan generasi muda Indonesia untuk tidak ragu dalam berkarya dibidang budaya khususnya pencak silat keris demi mendorong pemajuan dan pelestarian keris melalui bidang seni pencak silat.


"Mari seluruh elemen bangsa dan para generasi muda Indonesia jangan pernah ragu untuk berkarya dalam bidang kebudayaan. kita memiliki kewajiban bersama dan hal yang sama dalam melindungi, mengembangkan dan memanfatkan kekayaan Intelektual untuk berekspresi dalam menjaga warisan budaya tradisional milik Bangsa Indonesia sebagaimana tertera dalam Perjanjian keerjasama antara Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dengan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia No .PKS.46/KS.001/MKP/07 dan No .M-12.UM.06.07. Dimana Perjanjian tersebut membahas tentang perlindungan, Pembangunan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual Ekspresi Budaya Warisan Tradisional Milik Bangsa Indonesia,"jelasnya.


Oleh sebab itu, kita sebagai generasi muda Bangsa Indonesia jangn pernah abai untuk terus melestarikan Budaya Tradisional milik bangsa kita. Pasal 32 Undang-undang Dasar 1945 juga menyatakan bahwa Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah-tengah peradaban dunia dengan memberi kebebasan kepada masyarakat untuk memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.

"Jadi saya dan para Jajaran Pengurus FPPSKI mengharapkan semoga semakin banyak elemen masyarakat dan para generasi muda dari berbagai perguruan pencak silat yang turut serta bersama kami untuk terus mempersembahkan karya-karya kita bersama dalam menjaga budaya bangsa , sejauh karya-karya kita tidak merusak norma-norma yang terkandung dalam budaya itu sendiri maka kita memiliki kebebasan untuk berkarya dalam menjaga dan melestarikan ased warisan budaya bangsa Indonesia,"Tegas Riyandi Sekjend FPPSKI.




Suparyo selaku Ketua Harian FPPSKI menuturkan bahwa banyak harapan-harapan dan cita-cita besar kedepan setelah FPPSKI genap berusi 1 tahun. Saya berharap setelah FPPSKI genap berusi 1 tahun kedepan FPPSKI akan lebih dapat membawa perubahan yg besar terhadap pemajuan dan pelelestarian Aset Budaya warisan Bangsa Indonesia, terutama keris melalui bidang seni pencak silat. 


"Selain dukungan dari pihak PB IPSI kami juga memerlukan dukungan dari pihak pemerintah khususnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa Dinas atau Instansi terkait agar bersedia mendukunng dan terlibat dalam upaya-upaya yang sedang kami susun dengan memfasilitasi, dan mendorong agar kami bisa terus berkarya . Sehingga nantinya  ada bukti yang nyata bahwa kami bangsa Indonesia mampu menjaga dan melestarikan Aset-aset Budaya non bendawi yang telah ditetapkan oleh Pihak UNESCO sebagai warisan budaya dunia milik Bangsa Indonesia,"jelas Suparyo Ketua Harian FPPSKI sekaligus Ketua Umum KOWARA.


Suhelman Edianto. SH sebagai Dewan Pembina 2 FPPSKI turut hadir dalam acara. blaiau menyampaikan beberapa harapan untuk kedepan setelah FPPSKI genap berusia 1 tahun.

"Saya berharap setelah FPPSKI genap berusia 1 tahun kedepan akan dapat lebih memperluas cabangnya dibeberapa wilayah, dengan tidak memandang bendera perguruan,"papar suhelman selaku Dewan Pembina 3 FPPSKI.


"Saya  juga berharap para tim FPPSKI yang sedang melakukan kajian dan penelitian penyusunan modul pencak silat keris segera dapat dukungan dari pihak dinas terkait agar proses penyusunan modul tersebut dapat segera diselesaikan sehinga nantinya apabila anggota FPPSKI semakin bertambah sudah tersedia data informasi untuk memberikan gambaran kepada sebuah perguruan yang baru bergabung untuk memulai mengemangkan pencak silat keris bersama-sama FPPSKI," pungkasnya. ( HERI )