Sedihnya Nasib Pekerja Buruh TKBM Berau Pendapatannya Seret Dibikin Corona

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Sedihnya Nasib Pekerja Buruh TKBM Berau Pendapatannya Seret Dibikin Corona

Selasa, 25 Agustus 2020



BERAU,GLOBAL-SATU.com - Dengan adanya pandemi Covid-19 tidak dapat dipungkiri bahwa perekonomian Indonesia khususnya di kabupaten Berau saat ini sedang berada dalam kondisi yang bisa dibilang "sangat tidak stabil". Hal itu juga  sangat dirasakan dampaknya oleh para buruh TKBM Berau. Seperti diutarakan Idris seorang buruh TKBM  pelabuhan berau    yang sering  ngongrong  sambil ngopi di warung bu Inem di daraeh Jalan DR.Soetomo, Kecamatan Tanjung Redeb ,Kabupaten Berau .

Menurutnya, Walau pun aktivitas mereka tak dibatasi, dan terus bekerja ,namun   pendapatan mereka tidak seperti dulu sebelum pandemi covid-19 melanda Indonesia.Bahkan kondisi saat ini  waktu gajian pun kadang telat ,karena kondisi keuangan Koperasi TKBM agak merosot.

"Sekarang tidak seperti waktu sebelum corona ,pendapatan kami semakin kecil bahkan terkadang telat akibat saat ini rendahnya jasa muat  barang di container , mengakibatkan pendapatan kami jauh merosot," ungkapnya Selasa 25/8/2020.

Saat ini,lanjut Idris ,pendapatan kami hanya sekitar Rp.50.000/ harinya, tentunya sangat jauh dengan sebelum ada covid-19.

"Meski begitu kami tetap bersyukur pada Allah, setidaknya kami masih bisa mencari nafkah untuk keluarga kami, buat anak anak kami yang masih sekolah," ujar dia.

"Ya semoga kondisi seperti ini cepat berakhir  agar pendapatan kami normal lagi seperti biasanya,"tutupnya.(Aji)