24 C
id

Balai Kota DKI Jakarta Dilockdown, Setelah Dua Pejabat Dan 11 Staf Terpapar Covid 19



JAKARTA, GLOBAL-SATU.com - Gedung blok G Balai Kota DKI Jakarta di lockdown dan disterilisasi dengan disemprot disinfektan, hal ini setelah 2 pejabat eselon 2 dan 3 serta 11staf  terpapar covid 19.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir mengungkapkan 2 orang positif terpapar virus Corona, merupakan pejabat eselon 2 dan eselon 3 mereka adalah Asisten Deputi DKI Jakarta dan Kepala Bagian Hukum DKI Jakarta.

"Ada 1 pejabat eselon 2 kena covid, di balaikota, jadi yang satunya lagi  Eselon 3 Kabag Hukum, Asdep pejabat eselon 2 di lantai 5, semua disterilkan," ujar  Chaidir saat dihubungi Global -Satu.com, kamis (17/9/2020).

Ditutupnya Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Chaidir memastikan bukan karena Sekda DKI Saefullah meninggal dunia dalam keadaan positif covid 19." lockdown Blok G bukan karena Pak Sekda meninggal bukan,  tapi karena ada dua pejabat baru yang kena,"ujarnya.

Selain itu,  juga ada 11 staf  yang terpapar, mereka berasal dari Bagian Biro Hukum DKI Jakarta dan BKD DKI Jakarta.  Semuanya berkantor di Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta. "Kantor Dinas Teknis Jatibaru juga dilockdown dan  disemprot disinfektan ada staf yang terpapar tapi jumlahnya saya belum tahu,"tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penularan virus Corona di Balai Kota DKI Jakarta kembali terjadi. Ada pejabat di lingkungan Pemprov DKI disebutnya terkontaminasi terjangkit virus yang pertama kali ditemukan di China ini.

"Akibatnya, sesuai Peraturan Gubernur nomor 88 tahun 2020 pasal 9 ayat (2)huruf f , Gedung Balai Kota DKI akan ditutup,  namun penutupan tidak dilakukan pada seluruh bagian gedung, melainkan hanya bagian Blok G saja.Pemprov DKI Jakarta khusus di gedung blok G  ini,  di Balaikota akan ditutup, dimulai Kamis (17/9) hingga sabtu (19/9/2020),"ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta Rabu(16/9/2020). (Doddy SP/Agus S).


Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4