Jambret Hp di Dasbord motor, diciduk polisi

Jambret Hp di Dasbord motor, diciduk polisi

Rabu, 23 September 2020



SAMARINDA, GLOBAL-SATU.com -  Salah seorang pelaku penjambretan Hp di Dasbord kendaraan berhasil diamankan satrekrim Polsekta Samarinda, usai melakukan aksi nekatnya di kawasan jalan Imam Bonjol pada senin (21/9/2020).

Merasa telah berhasil menjalankan rencana jahatnya merampas hp pengendara yang melintas di jalan Imam Bonjol sekitar pukul 15.30 Wita. 

Wawan dan Boy akhirnya berhasil di ciduk tim Beruang Tanah Polsek Samarinda Kota pada Senin (21/9/2020) sekitar pukul 01.30 Dini hari di jalan Mulawarman berikut Barang Bukti.

Kapolsek Samarinda Kota AKP M Aldy Harjasatya melalui Kanit Reksrim Iptu Suyatno menjelaskan, kejadian penjambretan sendiri berawal saat salah seorang pengendara motor melintas di Jalan Imam Bonjol, pada Senin (21/9) sekitar pukul 15.30 Wita.

Di depan SDN 002. Wawan mengendarai motor  Honda Supra X Nopol KT 4378 KT warna hitam membonceng Boy langsung memepet motor pengendara itu dari sisi kanan. Keduanya mengincar sebuah Ponsel yang ada di dashboard  pengendara tersebut. Dengan cepat Boy langsung mengambil ponsel tersebut dan kabur.

Upaya pengejaran dilakukan bersama pengendara lain. Tetapi Wawan dan boy keburu menghilang ditengah ramainya lalu lintas kendaraan di sore hari itu. Namun pengendara yang menjadi korban penjambretan sempat melihat jenis dan nomer kendaraan yang digunakan keduanya.

Dari dasar itulah, pengendara yang menjadi korban penjambretan ini melapor ke Polsek Samarinda Kota.

"Setelah kami dapat laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan terhadap kedua pelaku," kata Suyatno.

Dari hasil penyelidikan tersebut petugas berhasil melacak keberadaan salah satu pelaku yakni Wawan. Untuk bisa meringkus Wawan, petugas sempat dibuat kualahan lantaran Wawan sempat berhasil kabur setelah dikepung. Namun berkat kesigapan, Wawan berhasil ditangkap.

"Saat kami geledah, ditemukan handphone milik korbannya. Kemudian Wawan kami bawa ke Polsek untuk di proses lebih lanjut," ungkapnya.

Dilanjutkan, Suyatno pelaku ini dua orang. Satu sebagai joki dan satu lagi sebagai yang eksekutor. Sementara yang berhasil diamankan adalah joki motor. Sedangkan, eksekutor masih dalam pengejaran.

"Atas perbuatannya Wawan kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, yang diancam maksimal 5 tahun kurungan penjara," pungkasnya .(N Dwi A)