Peserta Latopslagab, Laksanakan Tahapan Supervisi dan Feedback Rencana Operasi

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Peserta Latopslagab, Laksanakan Tahapan Supervisi dan Feedback Rencana Operasi

Selasa, 08 September 2020

Menjelang dilaksanakannya manuver lapangan latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) Tahun 2020 . Para peserta latihan di bawah pimpinan Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo selaku Panglima Komando Tugas Laut Gabungan (Pangkogaslagab) Tahun 2020 menggelar Supervisi dan Feedback Rencana Operasi (RO), yang bertempat di Puslat kaprang Kolat Koarmada II Surabaya, pada Senin (7/9).

 

Supervisi dan _Feedback RO  merupakan salah satu tahapan kegiatan mengevaluasi kembali Rencana Operasi yang akan dilaksanakan saat manuver lapangan. Hal ini dimaksudkan, agar  para peserta latihan dapat melaksanakan latihan sesuai yang diharapkan.

 

Danguspurla menjelaskan "Pelaksanaan Supervisi dan _Feedback RO ini, merupakan tahapan dari latihan opslagab yang bertujuan untuk mengevaluasi Rencana operasi yang sudah disusun dan sudah di TFG kan agar RO menjadi lebih sempurna disesuaikan dengan perkembangan situasi terbaru sebelum pelaksanaan manuver lapangan", terangnya.

 

"Sebelum dilaksanakannnya kegiatan tersebut, para peserta latihan melakukan rapid tes terlebih dahulu yang dilaksanakan oleh tim posko kesehatan Latopslagab Tahun 2020 sebagai pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang lagi pandemi saat ini", pungkas Danguspurla.