PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Terhadap Lonjakan Kasus Covid 19.

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Terhadap Lonjakan Kasus Covid 19.

Senin, 26 Oktober 2020

JAKARTA, GLOBAL - SATU.com - Pemprov DKI Jakarta memutuskan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi selama 14 hari kedepan,  kasus covid 19 yang Relatif Melandai  dan Antisipasi terhadap lonjakan  kasus covid 19 yang disebut jadi alasan perpanjangan PSBB Transisi.

Dalam siaran pers PPID  DKI Jakarta, minggu (25/10/2020) penularan covid 19 di DKI Jakarta relatif melandai dalam sepekan terakhir persentase rata-rata kasus positif covid 19 di DKI Jakarta 9,9%. Angka itu dengan Ratio test 5,8 per 1.000 penduduk dalam sepekan terakhir.

Selain itu, rata-rata keterisian tempat tidur isolasi dalam 2 minggu terakhir cenderung menurun dari 64% pada 12 Oktober 2020 menjadi 59% pada 24 Oktober 2020. Keterisian tempat tidur ICU  juga relatif menurun dari 68% pada 12 Oktober 2020 menjadi 62% pada 24 Oktober 2020.

Indikator pengendalian covid 19 dari FKM UI yang sempat menurun juga telah membaik dengan skor 64 kemarin. Pada minggu lalu, indikator pengendalian covid-19 di DKI Jakarta memiliki skor 60 pada 18 Oktober 2020. Nilai reproduksi efektif yang juga menjadi indikasi ada atau tidaknya penularan berada pada skor 1,05 (24 Oktober 2020) dibandingkan skor 1,06 pada  12 Oktober 2020.

Pemprov DKI pun berharap seluruh masyarakat ikut berperan dalam mempertahankan dan mengendalikan situasi covid-19 di DKI Jakarta,  masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan perilaku 3M yaitu memakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan.

Hari ini lantaran berdasarkan hasil pengamatan perilaku 3 M yang dilakukan oleh Tim FKM dari UNICEF di DKI Jakarta, sempat terjadi penurunan tren  kepatuhan pada perilaku memakai masker dari 75% pada 12 Oktober 2020 menjadi 71% pada 24 Oktober 2020 dan kepatuhan menjaga jarak dari 75% pada 12 Oktober 2020 menjadi 73% pada 24 Oktober 2020. Namun, terjadi perbaikan perilaku mencuci tangan dari 39% pada 12 Oktober 2020 menjadi 43% pada 24 Oktober 2020.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PSBB Transisi selama 14 hari ke depan dimulai dari 26 Oktober hingga 8 November 2020, sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta nomor 1020 Tahun 2020.

Jika tidak terdapat peningkatan kasus yang signifikan selama perpanjang PSBB  Transisi ini,  perpanjangan selama  14 hari  akan dilakukan. Namun, apabila terjadi peningkatan kasus secara signifikan, pemberlakuan PSBB Transisi ini dapat dihentikan.

Dalam hal ini, seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kembali Rem Darurat ( emergency brake).  Artinya,  apabila terjadi tingkat penularan yang menghawatirkan,  Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB  Transisi dan menerapkan kembali Pengetatan, kata Anies.(Doddy SP/Agus S).