Muslimat Kecamatan Buduran Memperagakan Pencoblosan

Muslimat Kecamatan Buduran Memperagakan Pencoblosan

Senin, 09 November 2020


SIDOARJO,GLOBAL-SATU.com - Semakin dekat dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada). Ibu-ibu Muslimat NU Buduran semakin intensif menggelar sosialisasi dan edukasi pencoblosan. Pasalnya, pemilihan umum tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan di masa pandemi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PAC Muslimat NU Kecamatan Buduran itu dilaksanakan pada Sabtu, (7/11) di Kantor MWCNU Buduran dan diikuti perwakilan pengurus ranting Muslimat sekecamatan.



Ketua PAC Muslimat NU Buduran Hj. Nadlifah menjelaskan, Muslimat punya potensi mensukseskan pilkada Sidoarjo 2020. Sehingga mereka harus diarahkan agar mengerti tata cara pencoblosan yang sesuai dengan protokol kesehatan. 

"Keterlibatan ibu-ibu dalam pilkada sangat menentukan, tetapi karena pandemi harus diberikan edukasi," ungkap Bu Nyai Nadlifah, sapaannya saat ditemui di kediamannya, Ahad, (8/11).


Ia menambahkan bahwa Muslimat NU Buduran ingin berkontribusi turut menentukan pemimpin Sidoarjo dengan memberikan hak pilihnya. Sehingga, mereka pun butuh mengenal sosok calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang tentunya seorang warga NU serta putra asli Sidoarjo. 



"Soal pilihan kami jelas dan sudah menentukan. Pastinya ia kader NU dan kalau bisa asli Sidoarjo," tegasnya. 

Debat Kandidat lalu, lanjut Bu Nyai, sudah cukup membantu menentukan pilihan ibu-ibu pada pilkada 9 Desember mendatang. Selain itu, hanya pasangan calon Bupati Sidoarjo nomor 2 yang memaparkan secara gamblang program kerja dan program unggulan saat terpilih menjadi bupati kelak.(tanto)