Pembentukan Karakter Sejak Kecil, Satgas Yonif Raider 100/PS Pos Kotis Gelar Latihan Bela Diri Dasar Kepada Anak Anak Kp. Wonorejo

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Pembentukan Karakter Sejak Kecil, Satgas Yonif Raider 100/PS Pos Kotis Gelar Latihan Bela Diri Dasar Kepada Anak Anak Kp. Wonorejo

Minggu, 01 November 2020

KEEROM,GLOBAL-SATU.com - Pelatihan beladiri dasar kepada anak anak Kp.Wonorejo bertujuan untuk membentuk karakter dan mental agar memiliki kedisiplinan sejak kecil, hal inilah yang membuat Satgas Yonif Raider 100/PS Pos Kotis berinisiatif untuk mengajarkan ilmu bela diri berupa bela diri Wushu, yang dilaksanakan di lapangan Pos Kotis Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keeeom, Provinsi Papua. Minggu,(1/11/2020).

Hal ini disampaikan Dansatgas Pantas Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq dalam penjelasannya bahwa tujuan pelaksanan kegiatan bela diri kepada anak anak perbatasan guna Membentuk karakter Anak Anak, "baik kejujuran, kreativitas yang positif, inovatif, produktif, semangat juang yang tinggi, sikap pantang menyerah, dan pengendalian diri yang baik sehingga dapat mencegah kenakalan remaja yang cenderung ke arah negatif yang sudah membudaya di kalangan remaja saat ini," pungkasnya.



Tambahnya, pelaksanaan bela diri ini bertujuan untuk menghindari hal hal negatif dari Pergaulan khusunya kalangan anak anak yang emosinya masih belum terkontrol, seperti minum minuman keras, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan perbuatan lainnya yang melawan hukum. "disamping itu, pelatihan beladiri tersebut bertujuan untuk mencari bakat yang dimiliki anak anak tersebut dan berkualitas yang nantinya diharapkan dapat mengukir prestasi baik di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional," katanya.

Dansatgas menambahkan, pelatihan beladiri  tersebut merupakan salah satu bentuk fungsi pembinaan teritorial di wilayah perbatasan RI-PNG, "keberadaan Satgas Yonif  Raider 100/PS harus bisa memberikan perubahan yang positif dan manfaat yang besar bagi masyarakat di wilayah perbatasan sehingga Kemanunggalan TNI dan Rakyat senantiasa terwujud,"tutupnya.

(Pen Yonif R 100/PS/red)