Hasil Survei KPAI : 62. 448 Responden Setuju Sekolah Dimulai Januari 2021

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Hasil Survei KPAI : 62. 448 Responden Setuju Sekolah Dimulai Januari 2021

Selasa, 29 Desember 2020

JAKARTA, GLOBAL-SATU.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) Retno Listyarti mengungkapkan,  hasil survei KPAI mayoritas peserta didik menginginkan pembelajaran tatap muka dimulai Januari 2021.

Hal tersebut terungkap dari hasil survei singkat yang dilakukan KPAI untuk melihat persepsi peserta didik tentang rencana pemerintah membuka Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) pada Januari 2021.

Menurut Retno, survei singkat ini dibuat memang untuk mendengarkan suara anak-anak Indonesia. Adapun  aplikasi yang digunakan adalah Google Form. Penyebaran kuisioner survei dilakukan melalui aplikasi WhatsApp dan Facebook ( FB) dengan dibantu oleh penggiat pendidikan dan para guru dalam Jaringan Federasi Serikat Guru Indonesia  (FSGI).

"Dari 62.448 responden mayoritas setuju sekolah tetap muka dibuka pada Januari 2021 yaitu sebanyak 48.817 siswa atau 78,17% dari total responden,"ungkap dia.

Sedangkan yang tidak setuju hanya 6.241 siswa atau sekitar 10% dari total responden. Yang menjawab ragu-ragu mencapai 10.078 siswa atau sekitar 16,3% dari total responden.

"Para responden yang setuju  pembelajaran tatap muka dibuka pada Januari 2021, umumnya memberikan alasan sudah jenuh Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ ) dan butuh variasi dengan PTM dan membahas materi-materi yang sangat sulit yang tidak bisa di berikan melalui PJJ,"kata Retno Senin (28/12/2020).

Hampir 56% responden yang setuju  PTM menyatakan alasan ini, terutama siswa kelas 6 SD dan siswa kelas 9 SMP dan siswa kelas 12 SMA/SMK.

Para responden yang tidak setuju PTM dibuka pada Januari 2021, umumnya khawatir tertular covid -19 karena kasusnya masih tinggi di daerahnya, yang menyatakan alasan ini mencapai  45% responden yang menolak sekolah dibuka.

"Ada juga yang menyatakan meragukan kesiapan sekolahnya dalam menyediakan infrastruktur dan protokol kesehatan/SOP Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di sekolah di satuan pendidikan,  yang menyatakan alasan ini mencapai 40% responden,"tandas Retno. (Doddy SP/Irwansyah).