Polres Bekasi Kota Akan Mendalami Kasus Mutilasi

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Polres Bekasi Kota Akan Mendalami Kasus Mutilasi

Selasa, 08 Desember 2020

KOTA BEKASI,GLOBAL-SATU.com  –  Pihak kepolisian dari Polsek Bekasi Selatan dan Polres Metro Bekasi Kota memulai babak baru setelah Penemuan Jasad dalam kondisi termutilasi di sebuah kali kecil di depan Perumahan Bumi Satria Kencana jalan KH. Noer Alie, Kalimalang kota Bekasi pada Senin 07 Desember, dan telah memeriksa 7 orang saksi dari 2 lokasi penemuan potongan tubuh korban.

"Dari tujuh saksi diantaranya pemilik bengkel pada lokasi pertama, lalu petugas kebersihan pada lokasi kedua, dan untuk yang lain kami juga akan memeriksa warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya,"ujar  Erna Ruswing Andari Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota pada Selasa (08/12/2020).

Terkait dengan identitas korban, polisi saat ini masih melakukan pendalaman. Polisi telah menerima laporan adanya warga yang melaporkan kehilangan anggota. Namun, polisi masih melakukan identifikasi untuk mengetahui kecocokan antara penemuan jasad dengan laporan warga tersebut.

"Memang betul ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarga, namun kita masih mendalami apakah betul ia anggota keluarganya," ujar Erna.

"Identitas korban saat ini masih dalam pendalaman petugas, dengan melakukan penyisiran, karena hingga saat ini potongan tubuh lainnya belum ditemukan. Dengan melibatkan berbagai pihak, polisi berharap masyarakat dapat memberikan informasi terkait dengan kasus mutilasi tersebut,"tambahnya.

Sekedar diketahui, warga digegerkan dengan penemuan jasad laki-laki dengan kondisi mengenaskan. Tubuhnya termutilasi hingga menyisakan badan dan satu tangan kanan saja. Tidak jauh dari lokasi awal, tangan kiri korban ditemukan oleh petugas sampah di jln. Gunung Gede Raya, Perumnas 2 Kayuringin Jaya Bekasi.

Lokasi awal penemuan jasad berjarak sekitar 700 meter. Sehingga polisi menyimpulkan kedua bagian tubuh yang terpisah merupakan satu korban. (Adv/Hms/Fathir).