DPC Peradi Kota Bekasi Akan Gelar Muscab

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

DPC Peradi Kota Bekasi Akan Gelar Muscab

Senin, 11 Januari 2021

KOTA BEKASI, GLOBAL- SATU.com - 
Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bekasi bakal digelar pada Selasa (12/1/2021). 

Saat awak media menghubungi sekertaris DPC Peradi kota bekasi melalui telpon selular nya, Jhon Maheri Purba mengatakan sampai saat ini baru ada dua calon sebagai  kandidat yaitu:
1. Dr Priyo jatmiko SH, MH
2. Hadi Sunaryo SH.

"Tidak menutup kemungkinan masih ada penambahan, kecuali peserta muscab pendaftaran sudah di tutup pada hari Jum'at 8/1/2020, Pukul 17.00 Wib ,yang berjumlah 278 peserta di sesuaikan dengan surat edaran Walikota no.556/33/SET.Covid-19 yang di berlakukan mulai 11/1 hingga 25/1, tidak lebih dari 25% dari kapasitas normal, "ungkapnya.

Di tempat terpisah Ketua bidang hukum KONI Kota Bekasi yang juga Ketua Umum Persatuan Catur Kota Bekasi  Hadi Sunaryo SH, mendaftarkan diri sebagai kandidat calon ketua DPC Peradi Kota Bekasi periode 2021-2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hadi Sunaryo SH, saat dijumpai awak media mengatakan optimistis dapat  memimpin DPC Peradi Kota Bekasi lima tahun ke depan. 

"Visi misi kami membuat perubahan di organisasi peradi Kota Bekasi dengan bekerja sama dengan stakeholder yang ada di bekasi dan merangkul para junior yang telah menjadi anggota peradi Kota Bekasi, Advokat-advokat muda jika belajar terus lebih pintar dari saya yang berpengalaman," papar Hadi.

Ia menegaskan Peradi dapat berpengaruh dan dikenal ke masyarakat secara luas khususnya di kota bekasi. 

Menurutnya, jumlah anggota baru Peradi dalam beberapa tahun terakhir meningkat secara signifikan. Ia mengaku optimistis dapat terpilih menjadi ketua DPC Peradi Kota Bekasi, namun apa pun hasilnya ia siap.

Menang atau kalah itu wajar, tapi ia sangat menyayangkan muscab ini terkesan di paksakan, karena di laksanakan secara tatap muka ( tidak virtual ) anggota yang kawatir terpapar virus tidak dapat hadir maka hak suara nya tidak dapat di gunakan. "Pelaksanaannya di hari kerja dan terkesan di batasi hanya 278 suara saja sedangkan jumlah anggota Peradi kota bekasi kurang lebih 900 orang dan  kalo memang tatap muka seharusnya peserta wajib membawa bukti minimal hasil rapid test,"tutupnya. ( Heri )