Kementerian Agama Memberikan Harmony Award Kepada FKUB Kota Bekasi

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Kementerian Agama Memberikan Harmony Award Kepada FKUB Kota Bekasi

Selasa, 05 Januari 2021


JAKARTA, GLOBAL-SATU.com - Kementerian Agama (Kemenag) memberikan Harmony Award kepada daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas sumbangsih dan kontribusi mereka dalam pembangunan kehidupan dan kerukunan umat beragama.

Penghargaan diberikan bersamaan dengan upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag 2021. Ada dua kategori dalam penghargaan tersebut. Kategori pertama 'Kehidupan Keagamaan Paling Rukun', Sedangkan kategori kedua 'FKUB Berkinerja Terbaik' diberikan untuk tiga FKUB provinsi dan tiga FKUB kabupaten/kota. 

Hadir saat Penyerahan penghargaan yakni  Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas beserta Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa 5 Januari 2021 Pagi. 

Kota Bekasi kembali menerima penghargaan tersebut. Penghargaan Harmony Award 2020 di berikan langsung oleh Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid kepada Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan, UU Saiful Mihdar mewakili Wali Kota Bekasi.

Harmony Award adalah penghargaan yang diberikan Kemenag kepada pihak-pihak yang dianggap berhasil melakukan harmonisasi kehidupan beragama. Karena keberhasilan yang dilakukan para pimpinan daerah, tokoh agama maupun lembaga lembaga keagamaan seperti FKUB, peran penyuluh agama, maupun pendidikan membawa keharmonisan masyarakat.

Wakil Menteri Agama RI mengatakan, keberhasilan Kota Bekasi meraih Harmony Award bukanlah proses yang sekejap. Melainkan, perlu proses yang cukup panjang untuk menghasilkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan prestasi ini sangat membanggakan serta harus dipertahankan.

Ia juga mengatakan, Indonesia termasuk Kota Bekasi merupakan masyarakat yang dinamis dan apa yang telah dicapai harus dijaga, dirawat dipelihara dan dikembangkan kehidupan agama yang harmonis. 

"Indonesia memiliki masyarakat yang beragam, karena itulah sampaikan kepada anak didik kita, kepada masyarakat bahwa sebesar apapun perbedaan antara kita tidak bisa dijadikan alasan untuk saling menafikan, menegasikan atau merendahkan satu sama lain, " ujarnya. 

"Kota Bekasi memang merupakan salah satu dari 27 wilayah di Jawa barat yang unik dan memiliki keberagaman budaya dan agama di masyarakatnya. Berkat peran Pemerintah Daerah, FKUB Kota Bekasi dan tokoh agama di Kota Bekasi, keharmonisan dalam kehidupan beragama dan bernegara dapat ditegakkan, "jelasnya.(Adv/Hms/Fathir)