Ketua Peradi Kota Bekasi Tunda Muscab Ke 3

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Ketua Peradi Kota Bekasi Tunda Muscab Ke 3

Selasa, 12 Januari 2021


KOTA BEKASI,GLOBAL-SATU.com - Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bekasi di tunda berdasarkan surat No.12/SU/ DPC.Peradi Bekasi /I/2021 yang di tanda tangani Ketua dan Sekertaris DPC pada tanggal 11/1 dini hari, perihal penundaan muscab yang di karena kan pemberlakuan PSBB kembali di kota Bekasi .

Advokat senior pengurus DPC Peradi kota Bekasi, Hadi Sunaryo mengatakan terkait penundaannya dengan alasan karena PSBB tidak harus mendadak, sebaiknya jauh hari sebelum Walikota Bekasi Rahmat Effendi sudah  mengumumkan pemberlakuan PSBB. 

"Kalo cuman PSBB kenapa mesti mendadak jam 2 pagi diumumin, toh edaran Walikota Bekasi sudah lama, termasuk dari Presiden. Dan, kenapa harus ketua Peradi yang membatalkan, bukannya ada panitia pelaksana," kata Hadi Sunaryo Selasa 12 Januari 2021 Siang

Menurut dia, harusnya dalam surat penundaan itu dijelaskan secara rinci alasannya, agar tidak mengundang pertanyaan peserta.


Advokat Senior Kota Bekasi juga sebagai kepala Bidang Advokasi Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia ( AWPI ) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bekasi RM. Purwadi A.Saputra SH,MH. Mengatakan, terkait Muscab Peradi ke-3 kota Bekasi,  sampai saat ini memang terdengar ada dua rekan kami yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua DPC Periode 2021 s/d 2026 yaitu :

1. Dr. Priyo Jatmiko, SH, MH. Beliau saat ini masih menjabat sebagai ketua DPC PERADI KOTA BEKASI.
2. Hadi Sunaryo, SH. Beliau Advokat senior juga sekarang  masih menjabat pengurus di DPC Peradi kota Bekasi.

"Kedua kandidat tersebut mempunyai pengalaman yang luar biasa, baik itu sebagai Advokat maupun organisasi. Karena pencalonan ketua belum ditutup oleh Panitia Muscab, maka pandangan kami ,mungkin saja ada poros tengah akan memunculkan kuda liar untuk meraih simpati dan suara supaya dapat menjadi ketua, "kata RM.Purwadi.

"Namun saya yakin pada rekan rekan advokat para peserta Muscab akan memilih ketua yang lebih kredibel dan independen tanpa intervensi maupun pengaruh dari pihak manapun. Terakhir saya sampaikan Semoga Muscab Peradi ke-3 kota Bekasi berjalan lancar dan tanpa ada kendala apapun, "imbuhnya.

Tambah RM Purwadi, iya sangat menyayangkan dengan  mendadaknya ditunda hingga batas waktu yang belum bisa di tentukan, muscab Peradi ke-3 kota Bekasi pada hari ini, terkesan adanya intervensi dari pihak luar.

"Penundaan Muscab Peradi ke-3 terkesan adanya intervensi pihak luar, jika hanya alasannya Protokol Kesehatan, saya (purwadi-red) yakin Panitia sudah mengantisipasi hal tersebut, demikian pula jika ada Surat Edaran Walikota Bekasi, itu pun sudah diantisipasi dengan maximal  25 persen dari kapasitas ruang rapat, mengapa harus di gagalkan muscab tersebut..? 
Siapa yang dapat menghalangi organisasi profesi Advokat yang akan  mengadakan Muscab ?, "kata dia. 

Ia menduga  adanya intervensi pihak lain yang ingin menggagalkan dan atau menunda Muscab ini, dengan kepentingan pribadi atau kelompoknya.(Hery M / Fathir )