Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Jawa dan Bali Mulai Tanggal 26 Januari Hingga 8 Februari 2021

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Jawa dan Bali Mulai Tanggal 26 Januari Hingga 8 Februari 2021

Jumat, 22 Januari 2021


JAKARTA,GLOBAL-SATU.com - Pemerintah Resmi perpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali selama dua minggu kedepan mulai tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah parameter pandemi yang selalu dipantau Pemerintah, kata Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,  Airlangga Hartarto usai rapat bersama Presiden Joko Widodo Kamis (21/1/21).

Menurutnya, Presiden meminta pembatasan kegiatan masyarakat ini dilanjutkan dari tanggal 26 Januari sampai 8 Februari 2021, selanjutnya nanti Mendagri akan mengeluarkan instruksi Mendagri, ujarnya.

PPKM tersebut menunjukkan PPKM yang telah berlaku sebelumnya di 7 Provinsi yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali dengan 73 Kabupaten/Kota, "jelas Airlangga Hartarto. 

Berdasarkan pemantauan dari PPKM pertama tersebut, terdapat 29 Kabupaten/Kota yang masih beresiko tinggi,  41  Kabupaten/Kota dengan risiko sedang dan 3 Kabupaten/Kota dengan resiko rendah. 

Sementara dari 7 Provinsi, terlihat bahwa masih terdapat peningkatan kasus di 5 Provinsi dengan 2 Provinsi yakni Banten dan Yogyakarta yakni mengalami penurunan kasus,"ujar dia. 

Sejumlah parameter tersebut menjadi dasar Pertimbangan Pemerintah untuk kembali menerapkan PPKM hingga dua pekan ke depan.

Diharapkan masing-masing Gubernur bisa mengevaluasi berdasarkan pada parameter tingkat kesembuhan yang dibawah  nasional, tingkat kematian di atas nasional,  posivolity rate di atas nasional, dan bed occupancy rate  diatas nasional, ini menjadi parameter yang diminta untuk evaluasi dan kemudian untuk terus dilakukan,"jelas Airlangga. 

Airlangga menyampaikan pembatasan yang berlaku ada sedikit perubahan pusat perbelanjaan kali ini hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 waktu setempat.

sementara aturan lainnya masih sama, seperti WFH 75%, belajar dirumah, kapasitas rumah ibadah 50% dan pembatasan transportasi sesuai Kebijakan Daerah,"pungkasnya .(Doddy SP/Irwansyah).