Pemkot Bekasi Terima 14.060 Vaksin Covid-19

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Pemkot Bekasi Terima 14.060 Vaksin Covid-19

Selasa, 12 Januari 2021


KOTA BEKASI,GLOBAL-SATU.com - Sebanyak 14.060 vaksin Covid-19 tiba Kota Bekasi diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati di Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Komp. Perum Bumyagara Jalan Bayan 1 No 1 Kel Mustika Jaya Kecamatan Mustika Jaya.

"Pada hari ini, 12 Januari 2021, Pukul 2 siang, Kota Bekasi Alhamdullah sudah terdroping Vaksin yang telah direncanakan Pemerintah Pusat sebanyak 14.060," kata Kadinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati.



Ia mengatakan setelah tibanya Vaksin Covid-19 ini, pihaknya selaku pelaksana vaksinasi di Kota Bekasi perlu melakukan persiapan perangkat termasuk keperluan penunjang vaksinasi. Selasa 12 Januari 2021 Sore

"Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat akan segera diinformasikan. Harapan bersama agar pelaksanaan vaksin nanti dapat berjalan , " ujar dia. 

"Sejumlah vaksin ini untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama dan sesuai petunjuk tenknis Kementerian Kesehatan diproritaskan bagi tenaga kesehatan. Vaksin sekarang ini disimpan di tempat khusus agar suhunya tetap terjaga, " tambahnya. 

Pemkot Bekasi melalui Dinkes Kota Bekasi telah menyiapkan 120 lokasi layanan vaksinasi terdiri dari 46 Rumah Sakit, 42 Puskesmas, dan 32 Klinik Kesehatan. Selain itu sudah memberikan pembekalan bagi vaksinator atau pelaksana vaksinasi sebayak 120 vaksinator sesuai jumlah lokasi layanan vaksinasi dan sudah disiapkan adanya Tim ahli kesehatan untuk menindaklanjuti kendala atau ketidaknormalan pada pelaksanaan vaksinasi. (Fathir)