5 PJ Kades di Kecamatan Jabon Dilantik

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

5 PJ Kades di Kecamatan Jabon Dilantik

Rabu, 03 Februari 2021


KABUPATEN SIDOARJO,GLOBAL-SATU.com - Untuk menghindari kekosongan pemerintah di desa maka  diadakan Pelantikan PJ Kepala Desa  untuk lima desa di Pendopo Kecamatan Jabon, dengan dihadiri Kapolsek Jabon AKP Sumarsono, SH,  Danramil Jabon  Kapten  Infanteri  Muhammad  Said , pejabat dari Kabupaten Sidoarjo beserta  pejabat  yang  dilantik, Selasa (2/02/2021). 

Pelantikan tetap memakai protokol kesehatan yang berlaku dengan jumlah undangan yang terbatas.


Menurut Camat Jabon  M. Azis Muslim, S.Sos, pelantikan PJ di lima desa yaitu Desa Keboguyang, Desa Permisan, Desa Kedungcangkring, Desa Tambak Kalisogo dan Desa Semambung ,hal ini bertujuan untuk menghindari kekosongan jabatan yang berdampak pada pelayanan masyarakat serta menghindari masalah cacat hukum di kemudian hari.



"Kita berharap para PJ yang dilantik dapat bekerja sesuai dengan tupoksi yang berlaku. Dan kedepannya apabila para kepala desa yang terpilih telah dilantik para PJ kembali ke posisi asal ada yang sebagai Kasi, Kabag dan lainnya sesuai dengan kedudukan awal, "jelas Camat. 


Disisi lain , Iskandar Zulkarnain, S.Sos PJ Kepala Desa Keboguyang menjelaskan, mestinya memang harus dilantik karena ini sudah sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku apabila tidak ada pelantikan nantinya bisa timbul celah hukum. "Untuk program pemerintah desa tidak boleh ada kekosongan karena setiap hari kita sebagai perangkat desa melayani masyarakat terkait administrasi seperti KK, KTP ataupun surat-surat atau dokumen yang dibutuhkan masyarakat," jelas Iskandar.(MSA)