24 C
id

Jalan Patimura Akan Ditutup Sementara Mulai 5 - 15 Februari 2021

 


SAMARINDA,GLOBAL-SATU.com - Warga Kota  Samarinda yang setiap hari melewati  Jalan Patimura, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, untuk sementara waktu,  dengan terpaksa harus mencari jalan alternatif lainnya. Pasalnya, jalan tersebut akan ditutup untuk mengatasi longsor yang kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur Samarinda dan menutup akses pengguna roda empat dan roda dua baik yang dari arah Samarinda ke Samarinda Seberang atau Palaran juga sebaliknya.


Penanganan longsor di kawasan tersebut memakan waktu 10 hari dengan rincian penutupan jalan selama 5 hari, terhitung sejak Jumat (5/2/2021) lusa untuk pengerjaan pembuangan tanah sembari semenisasi pada ruas jalan yang sempat lengser sepanjang 15 meter dengan lebar 7 meter, sisanya 5 hari proses pembuangan sisa tanah lainnya dengan arus lalu lintas dilakukan buka tutup jalur.


Kepastian penutupan jalan untuk perbaikan ini diambil setelah unsur terkait melakukan tinjauan langsung dan berdiskusi di lapangan Rabu (3/2/2021) siang tadi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, AM Fitra Firnanda mengatakan pihaknya menyanggupi usulan tersebut. 


"Untuk jadwal 5 hari kami akan melakukan penutupan total, pengerjaannya meliputi semenisasi yang longsor, sama pembuangan tanah, setelah itu kami akan buka tutup jalur," kata Fitra.


Terkait usulan alat bantuan yang pernah menjadi upaya dalam penanganan itu Fitra mengaku dengan senang hati menerima, namun pihaknya tetap menekankan pada penutupan jalur yang mempermudah pengerjaan dalam penanganan longsor. "Yang jelas alat kami akan turun maksimal," tegasnya.


Disisi lain sembari dilakukan penanganan pembersihan material, pihaknya juga sudah merencanakan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) alias turap untuk mengantisipasi hal yang serupa, namun rencana itu masih dalam tahap lelang. Untuk anggaran itu sudah dialokasikan dana sebesar Rp 8 miliar untuk pengerjaan turap sepanjang 175 meter dengan ketinggian 4,80 meter dan lebar 2,75 meter.


Secara terpisah, Kepala UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II PUPR-PERA Kaltim, Joniansyah menjelaskan pihaknya telah menurunkan alat berat berupa eksavator dua unit, backhoe loader  satu unit dan dump truk sebanyak 3 unit. "Untuk backhoe loader maksimal akan kami turunkan 3 unit, sementara masih 1 di lapangan," kata Joni.


Diharapkan dengan penutupan jalur akan dilakukan Joni memastikan pengerjaan itu akan berjalan dengan optimal. (N Dwi A / **)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4