Lockdown Akhir Pekan Tidak Diterapkan Di Ibukota.

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Lockdown Akhir Pekan Tidak Diterapkan Di Ibukota.

Sabtu, 06 Februari 2021


JAKARTA, GLOBAL-SATU.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, lockdown Akhir Pekan tidak diterapkan di ibukota,  saat ini ibukota menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ketat.


DKI tidak akan merencanakan pererapan kebijakan Lockdown Akhir Pekan itu adalah wacana yang berkembang di masyarakat dan media, tapi kami tidak dalam posisi mempertimbangkan apalagi menetapkan  ada Lockdown di akhir pekan, tegas Anies. Jumat (5/2/2021).


Menurutnya saat ini Pemprov DKI masih menjalankan skema Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti arahan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Pemerintah Pusat yang rencananya akan kembali diperpanjang.


"Sekaligus, memastikan implementasi di lapangan berjalan dengan baik dan tertib, bukan hanya pada dua hari atau waktu tertentu saja," jelas Anies. 


Pembatasan kegiatan dan segala protokol kesehatan yang berlaku di dalamnya, harus kita jalankan bersama secara tertib setiap saat. Bukan hanya di Akhir Pekan  dan bukan hanya di malam hari,  virusnya menyebar terus tanpa mengenal waktu , tambah Anies.


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengingatkan warga untuk menerapkan 3M (memakai masker,,menjaga jarak dan mencuci tangan) serta atas kesadaran sendiri berdiam di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. 


Ditambahkan, Pemerintah akan terus bekerja  meningkatkan 3 T (testing, tracking treatment) untuk perawatan.


Berkaca pada kasus-kasus sebelumnya yang mana lonjakan terjadi pada saat liburan dan pada akhir pekan, termasuk pekan panjang perayaan Imlek,  Anies meminta warga untuk menahan diri untuk tidak bepergian dan tetap berada dirumah saja.


"Ini penting untuk menjaga kasus aktif tidak terus bertambah,  mari jaga terus tidur diri dan lingkungan kita dengan menegakkan 3 M," pesannya.(Doddy SP/Irwansyah).