Menteri PUPR Intruksikan Dipercepat Perbaikan Tanggul Jebol Di Enam Titik Penyebab Banjir

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Menteri PUPR Intruksikan Dipercepat Perbaikan Tanggul Jebol Di Enam Titik Penyebab Banjir

Minggu, 21 Februari 2021

 


KOTA BEKASI, GLOBAL-SATU.com - Pagi ini, Menteri PUPR RI hadir di Perumahan Pondok Gede Permai Kecamatan Jatiasih, sekaligus melihat tanggul yang jebol dan pemberian bantuan bersama Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya.


Setibanya, Wali Kota Bekasi sempat berbincang dengan Menteri PUPR RI, Basoeki Hadimuljono mengenai banjir yang sering melanda di beberapa titik komplek di Kota Bekasi, sesuai dengan instruksi Menteri PUPR bahwa pada tahun ini pengerjaan tersebut harus selesai agar tahun depan tidak ada lagi kejadian harapnya. Sabtu (20/2/21) Pagi


Di Perum Pondok Gede Permai Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, ketinggian air mencapai leher orang dewasa. Banjir sendiri akibat robohnya tanggul Kali Bekasi sepanjang 60 meter di lokasi tersebut, ditambah lagi dengan curah hujan tinggi pada hulu.


Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi didampingi oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Supriyadi Dandim 0507/Bekasi Letkol. Iwan Aprianto saat menerima peninjauan oleh Kementerian PUPR di Perum Pondok Gede Permai.



“Kondisi sekarang ini kita dibelah oleh Kali Bekasi, yang sekarang terjadi di Pondok Gede Permai ini kan adalah curah hujan tinggi di dua bukit, Hambalang dan Sentul atau sungai Cileungsi dan Cikeas tadi pak menteri sudah menyampaikan tahun ini mulai dikerjakan,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat meninjau lokasi banjir di PGP 


Ia berharap pengerjaan perbaikan tanggul yang direncanakan selesai pada tahun ini, dapat segera dikerjakan.


“Mudah-mudahan pada tahun depan sudah tidak terlalu seperti sekarang ini, memang harus diselesaikan dari hulu sampai hilir, makanya tahap pertama dari Kementerian PUPR itu dari pertemuan kali Cikeas – Cileungsi sampai bendung itu tahap tahun 2021 pengerjaannya,” tambahnya.


Pemkot Bekasi telah mengajukan anggaran untuk perbaikan tanggul serta folder air pada tahun 2014 kepada Kementerian PUPR.



Setidaknya ada 6 kecamatan yang menjadi titik banjir diantaranya Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Bekasi Timur serta Bekasi Utara. Pemkot Bekasi sedang dalam tahap pembangunan Folder air untuk menampung debit air ketika curah hujan tinggi, diantaranya di kecamatan Bekasi Barat, Pondokgede dan Bekasi Timur.


“Pemerintah Kota Bekasi juga sudah melakukan pemetaan terhadap titik banjir di Kota Bekasi dengan menyiapkan folder air serta mengembalikan fungsi sungai yang diperkecil akibat bangunan serta penggunaan bantaran sungai yang dianggap menyalahi aturan,” pungkasnya. (Fathir)