Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 13 April 2021

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 13 April 2021

Kamis, 11 Februari 2021

 

JAKARTA, GLOBAL- SATU.com  - Pimpinan Pusat ( PP) Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan 1442 Hijriyah jatuh pada 13 April 2021 dan Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah jatuh pada 13 Mei 2021.


Keputusan tersebut berdasarkan hasil perhitungan hisab hakiki wujudul hilal yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.


Keputusan tersebut juga tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 0 1/ MLM/1.0// E/2021 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir.


Ketua Bidang Kerja Sama Internasional dan Hubungan Luar Negeri PP Muhammadiyah, Muhyiddin Junaedi mengungkap penetapan awal Ramadhan yang ditetapkan Muhammadiyah berdasarkan perhitungan hisab murni.


Kita sudah menghitung berdasarkan kemiringan bulan dan matahari sehingga Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada tanggal 13 April 2021,  kata Mujahidin Rabu (10/2/21).


Jika terjadi perbedaan, Muhyiddin  berharap tidak dibesar - besarkan karena umat Islam selama ini sudah terbiasa dengan perbedaan dalam mengawali awal Ramadan.


"Kemungkinan besar Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi covid 19. Karenanya kita terus berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT  agar Pandemi segera  berlalu,  dengan ada Pandemi, kita semua diingatkan untuk meningkatkan ketakwaan," kata Muhyiddin


Pengumuman Muhammadiyah tentang penetapan 

1 Ramadhan 1442 Hijriyah jatuh pada hari Selasa Wage 13 April 2021 M,  dan 1 syawal 1442  Hijriyah jatuh pada hari Kamis Wage 13 Mei 2021 M, bunyi salah satu poin Maklumat tersebut.


"Sehari sebelum 1 Ramadhan 1442 Hijriyah atau pada  12 April 2021, tinggi bulan pada saat terbenam matahari berada di posisi 3 derajat 44' dan 38. Pada hari itu ditetapkan sebagai Ijtimak  atau saat bulan dan bumi berada di posisi bujur  langit  yang sama," jelasnya. 


Ijtimak  sendiri merupakan istilah pedoman dalam penetapan awal bulan dalam kalender Hijriyah.


"Tanda Hilal sudah wujud, dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu bulan berada di atas Ufuk, tulis Maklumat tersebut," ucapnya. 


Tak hanya menentukan awal Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H,  Muhammadiyah sudah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1442 H  jatuh pada hari Selasa  20 Juli 2021.


Maklumat itu disampaikan oleh PP Muhammadiyah agar menjadi Panduan dan dijalankan bagi seluruh warga Muhammadiyah.


Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan secara resmi awal Ramadhan dalam Sidang Isbat pada hari ditetapkan sebagai Ijtimak.


Selain metode perhitungan, Kementerian Agama juga menggunakan metode Pengamatan Langsung atau Rukyah.


Pengamatan dilakukan di titik-titik seluruh provinsi yang sudah ditetapkan oleh Petugas yang disumpah, Petugas tersebut mengamati keberadaan Hilal atau Bulan Baru.


Jika pada hari itu Bulan Baru dinyatakan terlihat maka diputuskan bahwa keesokan harinya adalah Awal Ramadhan.(Doddy SP/Irwansyah).