PMII Rayon 98 Adakan Rapat Kepengurusan Selama Dua Hari

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

PMII Rayon 98 Adakan Rapat Kepengurusan Selama Dua Hari

Minggu, 21 Februari 2021

 




SIDOARJO,GLOBAL-SATU.com - PMII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon 98 (Songo Wolu). Guna meneruskan kepengurusan tersebut maka diadakan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) yang ke 5 yang di laksanakan  di aula MWC NU Sidoarjo. Dengan di ikuti anggota  aktif kegiatan ini dilaksanakan Sabtu ,20 - 21 Februari 2021.



RTAR dilaksanakan Dengan harapan agar organisasi ini bisa melakukan regerasi dan selalu aktif serta tetap ada. Acara ini dibuka oleh ketua PMII cabang Sidoarjo mbak Romlah.


Romlah mengatakan RTAR Forum tertinggi ditingkat Rayon.

Dari Forum ini selain akan melahirkan Pemimpin baru, yang terpenting adalah pembahasan pokok-pokok rekomendasi untuk jalan nya kaderisasi satu Priode kedepan.


"Melihat calonnya hanya satu Harapan saya peserta RTAR benar-benar bisa fokus pada gagasan-gagasan yang akan direkomendasikan, karena sudah pasti fokus mereka tidak teralihkan oleh politik pemenangan calon,"kata Romlah.


 

Disisilain, Karina Olia R. Ketua pelaksana menjelaskan,  dengan adanya RTAR ini kita membahas langkah kedepannya Rayon 98 itu harus bagaimana, serta pendemisoneran pengurus yang lalu dan memilih ketua yang baru. 


"Harapan kami kepengurusan yang terpilih nantinya bisa lebih baik, tetap berpegang teguh pada Ahlussunnah waljama'ah, serta  menjalankan janji-janji yang sudah diucapkan. Karena calonnya tunggal maka terpilih secara aklamasi," pungkas Karina.  (MSA)