Ribah Setiawan Rusban, S.H Akan Mengambil langkah Hukum Terkait Pembuangan Sampah di Bantaran Kali CBL

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Ribah Setiawan Rusban, S.H Akan Mengambil langkah Hukum Terkait Pembuangan Sampah di Bantaran Kali CBL

Kamis, 04 Februari 2021


BEKASI ,GLOBAL-SATU.com - Dengan adanya Pemberitaan di Media Online terkait pembuangan sampah yang menumpuk hingga mencapai 1 kilometer di Bantaran kali CBL Sumber Jaya Desa Sumber Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi disikapi langsung oleh LSM GEMPAL,( Gerakan Masyarakat Peduli Alam dan Lingkungan Hidup) Rabu, (03/02/2021). 

LSM GEMPAL Angkat bicara terkait pencemaran lingkungan disekitar bantaran Kali CBL yang dapat berpengaruh buruk terhadap lingkungan disekitarnya,udara yang tidak sehat dan sampah akan terbawa ke aliran sungai.

Ribah Setiawan Rusban, S.H Ketua umum LSM Gempal ( Gerakan Masyarakat Peduli Alam dan Lingkungan Hidup) di temui Oleh Awak Media dikantornya JL. RUSA XA NO. 32 Kelurahan Serta Jaya Kecamatan Cikarang Timur,mengutuk keras terkait pembuangan Sampah dibantaran kali CBL tersebut,sampah yang diduga sampah Rumah Tangga maupun sampah pasar tradisional tersebut menumpuk begitu banyak dan meluas di sekitar bantaran kali.

"Kami Mengutuk keras terkait adanya pembuangan Sampah Elegal di bantaran kali CBL tersebut,LSM GEMPAL dalam waktu dekat akan melakukan Langkah langkah Hukum terkait pencemaran lingkungan Hidup yang berada di Kabupaten Bekasi,kejadian tersebut akan kami laporkan ke instansi yang terkait dengan hal ini,"ungkap Ribah. ( Heri )