Ruang Praktik Cargiver SMK Medika SMD, Akan Segera Diresmikan Wagub

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Ruang Praktik Cargiver SMK Medika SMD, Akan Segera Diresmikan Wagub

Jumat, 12 Februari 2021

 


SAMARINDA,GLOBAL-SATU.com - Setelah empat bulan di kerjakan akhirnya pembangunan  ruang praktik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Medika Samarinda selesai di kerjakan tepat waktu dan akan segera diresmikan. 

Prihal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMK Medika Samarinda Mus Mulyadi, saat ditemui media Global-satu.com di sela - sela kesibukannya pada (9/2).



Mus Mulyadi mengatakan pengerjaan ruang praktik yang di mulai sejak september hingga Desember 2020 itu rencananya akan diresmikan oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dalam waktu dekat.

" Minggu-minggu ini ( red, bulan Februari) menunggu waktu dari Wagub. 
 Alat- alat kesehatan sudah kami siapkan semua di dalam, sudah kayak klinik, sudah kayak rumah sakit kecil,"kata Mus Mulyadi.




Terkait kesiapan sekolah untuk  segera mengoperasikan ruang praktik cargiver atau tenaga kesehatan lansia nantinya ruang tersebut akan digunakan oleh siswa maupun alumni lulusan sekolah sebagai tenaga  Cargiver  di negeri Bunga Sakura yakni di Jepang, dimana sebelumnya pihak sekolah telah membuat program bahwa lulusan SMK Medika akan dimagangkan di beberapa negara yang sudah  bekerjasama seperti Jepang, Jerman, Korea Selatan dan beberapa negara Eropa lainnya. 



"Tentu saja bukan magang biasa, namun mereka diberi kesempatan untuk bekerja dengan penghasilan lumayan besar" terang Mus Mulyadi. 


Lanjut Mus Mulyadi  ruang praktik Cargiver ini, merupakan program bantuan yang diterima oleh 10 sekolah di indonesia yakni SMK Medika untuk Indonesia Timur, Medan untuk Sumatera, dan selebihnya adalah SMK di pulau Jawa.



" Dan setiap sekolah memperoleh bantuan 3 Milyar, yang bersumber dari APBN,"ungkapnya.


Secara spesifik Mulyadi menjabarkan sejumlah alat kesehatan serba listrik yang tersedia di ruang praktik cargiver semua alat kesehatannya di desain mirip dengan yang digunakan di luar negeri seperti di Jepang.



"Ruang yang kita punya ini dua lantai, dengan ukuran 10 x 20,5 meter, juga ada 10 kamar praktiknya, ada pula kamar tidur yang alat alatnya Kami sediakan mirip fasilitas  di jepang. 
Jadi ada tempat tidur yang pakai remote bahkan kursi rodapun menggunakan remote semua serba listrik,"tandasnya.


Saat ini pihak sekolah sedang melakukan tahap pengurusan pengembalian ke Jakarta.
Sabagai informasi SMK Medika Samarinda sudah berdiri sejak 2010, dan saat ini  mamasuki usia 11 tahun. Dengan jumlah siswa sebanyak 1000 orang, dan menjadi sekolah terbaik swasta di Kalimantan timur.(N Dwi A/ ***)