Satu Rumah Warga Ambruk Akibat Hujan Deras danTanah Longsor

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Satu Rumah Warga Ambruk Akibat Hujan Deras danTanah Longsor

Sabtu, 20 Februari 2021

 


KOTA BEKASI, GLOBAL-SATU.com - Intensitas curah hujan sangat tinggi mengakibatkan tanah longsor. Satu rumah warga ambruk dan porak poranda terbawa arus air . Untung saja kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun diduga  kerugian matrial mencapai ratusan juta rupiah. 


Hujan begitu deras sekitar pukul 00.00 dini hari mengakibatkan  tanah longsor. Saat kejadian , pemilik  rumah dalam keadaan tertidur lelap ,hingga tak menyadari air telah masuk kedalam rumah dan bebera bagian dari tembok rumahnya juga sudah amburuk .Kejadiannya di Rt 003/08, Jalan pangkalan 2 persimpangan cikiwul kelurahan Bantar gebang kacamatan Bantar gebang Kota Bekasi. Jawa Barat. Sabtu (20/2/2021) ,Sore.


"Saya beserta  istri terbangun karena air sudah masuk kerumah, sekitar pukul 02:00, saat itu juga tembok rumah ambruk terseret arus air. Untung saja saya beserta keluarga saya sempat meyelamatkan diri ,"jelas sakti selaku pemilik rumah.


Dalam kejadian ini diperkirakan kerugian yang cukup besar bagi warga bantar gebang selain tembok rumah ambruk, tempat tidur, TV LED, 84 tabung gas elpiji 3 kg masih dalam keadaan siap jual hanyut terbawa arus air.




Sakti mengatakan ,  diwilayah tersebut jarang banjir ,hal ini  mungkin  dikarenakan saluran air tidak mengalir , apalagi ditambah  malam itu hujan sangat deras. 


"Dibanding daerah yang lain, wilayah pangkalan 2 Rt 003/08 Kelurahan Bantar gebang Kecamatan Bantar gebang dataran tinggi dan bukan wilayah banjir. Namun curah hujan insentisitas tinggi" kata sakti


"Hujan sangat deras , saluran air tidak sanggup menampung debit air , hingga mengakibatkan banjir. Saat ini kami mengungsi di tempat tetangga untuk sementara waktu,"pungkas Sakti (Fathir)