Tiga Pelaku Ilegal Fishing Behasil Diamankan Polisi

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Tiga Pelaku Ilegal Fishing Behasil Diamankan Polisi

Kamis, 04 Februari 2021

 


BERAU,GLOBAL-SATU.com - Berdasarkan informasi  masyarakat, Polisi berhasil mengamankan 3 pelaku ilegal fishing yakni SRY (37), MRY (43) dan seorang perempuan berinisial ( NA ) ketiganya sudah diamankan di Mapolres Berau, Kamis (4/2/2021).


Dari kedua pelaku , barang bukti puluhan botol berisi bahan peledak atau bom ikan yang digunakan pelaku seperti  sumbu, korek, benang, gunting, pisau. Selain itu, ada tas keranjang, jerigen 5 liter berisi amonium nitrat serta 32 potongan sandal yang telah dibuat pelaku.



Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo S.I.K melalui Kasatpolair Iptu Amin,mengatakan awalnya petugas Kepolisiaan Resor Berau mendapat Informasi mengenai adanya dugaan tindak pidana Illegal Fishing di Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau, atas Laporan tersebut kemudian Personil Sat Polair Polres Berau melakukan penyelidikan terhadap Laporan tersebut. 


"kemudian pada hari Sabtu 30/01/2021 puukul 05.15 wita, Personil Sat Polair Polres Berau berhasil mengamankan pelaku Illegal Fishing a.n SRY beserta barang buktinya di rumahnya, kemudian Polsek Bliduk Biduk melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut," ungkap Iptu Amin. 


Lalu, lanjutnya , kemudian berhasil mengamankan pelaku  MRY beserta barang buktinya, kemudian pelaku dan barang bukti tersebut diamankan ke Polres Berau guna Proses lebih lanjut. 

Dari hasil pemeriksaan , lanjut Iptu Amin , mereka mendapatkan modal untuk mencari ikan dengan cara mengebom tersebut  dari NA.


"Dari hasi  penyelidikan, NA berhasil diamankan. Na berperan sebagai pemodal dan juga yang menampung ikan dari hasil tangkapan dua nelayan tersebut," jelasnya. 


"Akibat perbuatannya ketiga  pelaku terancam pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang penggunaan senpi dan diancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun," pungkasnya. (Ari/Mare).