24 C
id

PKS Tolak Wacana Presiden Tiga Periode, Demi Kematangan Demokrasi Indonesia






JAKARTA,GLOBAL-SATU.com - Presiden PKS Ahmad Syaikhu menilai jabatan Presiden RI tiga  periode tidak sesuai dengan fitrah demokrasi. Menurutnya, demokrasi akan semakin tidak sehat dan mundur ke belakang,  serta menyalahi amanat konstitusi dan reformasi.

"Dua periode sudah cukup untuk presiden,  ini adalah amanat reformasi dan konstitusi yang harus kita jaga. Wacana jabatan presiden tiga  periode tidak sesuai dengan fitrah demokrasi. Demokrasi kita akan makin tidak sehat dan mundur ke belakang,"tegas Syaikhu  saat berpidato dalam penutupan Rapat Kerja Nasional PKS di Hotel Bidakara, Jakarta. Kamis (18/3/2021).

lebih lanjut, Syaikhu menjelaskan tiga alasan mendasar mengapa jabatan Presiden RI tiga   periode harus ditolak. Pertama pembatasan jabatan presiden dua  periode untuk menghindari adanya penyelewengan kekuasaan,  korupsi,  kolusi dan nepotisme yang berkepanjangan seperti pada masa Orde Baru dan Orde Lama yang dapat merugikan rakyat Indonesia.

Kedua, Syaikhu  menyatakan alasan penolakan jabatan Presiden RI tiga  periode agar kaderisasi kepemimpinan nasional berjalan sehat.

"Pembatasan jabatan presiden RI dua periode  juga untuk memastikan kaderisasi kepemimpinan nasional berjalan secara sehat. Rakyat harus diberikan pilihan calon presiden baru yang akan memimpin Indonesia. PKS meyakini banyak para pemimpin dan tokoh bangsa yang memiliki kredibilitas, kapasitas   dan akseptabilitas yang baik untuk memimpin Indonesia ke depan,"kata Syaikhu.

Terakhir, syaikhu  menilai alasan penolakan presiden RI tiga  Periode adalah Demi Kematangan Demokrasi Indonesia.

"Penolakan ini juga demi memastikan fitrah demokrasi kita semakin matang.  Demokrasi yang ditopang pada sistem nilai, budaya dan kepemimpinan kolektif, bukan disandarkan pada figuritas semata,  ini yang akan membuat Demokrasi kita naik kelas menjadi Demokrasi Substansial," pungkas Syaikhu.(Doddy SP/Irwansyah).

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4