PKS Tolak Wacana Presiden Tiga Periode, Demi Kematangan Demokrasi Indonesia

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

PKS Tolak Wacana Presiden Tiga Periode, Demi Kematangan Demokrasi Indonesia

Jumat, 19 Maret 2021





JAKARTA,GLOBAL-SATU.com - Presiden PKS Ahmad Syaikhu menilai jabatan Presiden RI tiga  periode tidak sesuai dengan fitrah demokrasi. Menurutnya, demokrasi akan semakin tidak sehat dan mundur ke belakang,  serta menyalahi amanat konstitusi dan reformasi.

"Dua periode sudah cukup untuk presiden,  ini adalah amanat reformasi dan konstitusi yang harus kita jaga. Wacana jabatan presiden tiga  periode tidak sesuai dengan fitrah demokrasi. Demokrasi kita akan makin tidak sehat dan mundur ke belakang,"tegas Syaikhu  saat berpidato dalam penutupan Rapat Kerja Nasional PKS di Hotel Bidakara, Jakarta. Kamis (18/3/2021).

lebih lanjut, Syaikhu menjelaskan tiga alasan mendasar mengapa jabatan Presiden RI tiga   periode harus ditolak. Pertama pembatasan jabatan presiden dua  periode untuk menghindari adanya penyelewengan kekuasaan,  korupsi,  kolusi dan nepotisme yang berkepanjangan seperti pada masa Orde Baru dan Orde Lama yang dapat merugikan rakyat Indonesia.

Kedua, Syaikhu  menyatakan alasan penolakan jabatan Presiden RI tiga  periode agar kaderisasi kepemimpinan nasional berjalan sehat.

"Pembatasan jabatan presiden RI dua periode  juga untuk memastikan kaderisasi kepemimpinan nasional berjalan secara sehat. Rakyat harus diberikan pilihan calon presiden baru yang akan memimpin Indonesia. PKS meyakini banyak para pemimpin dan tokoh bangsa yang memiliki kredibilitas, kapasitas   dan akseptabilitas yang baik untuk memimpin Indonesia ke depan,"kata Syaikhu.

Terakhir, syaikhu  menilai alasan penolakan presiden RI tiga  Periode adalah Demi Kematangan Demokrasi Indonesia.

"Penolakan ini juga demi memastikan fitrah demokrasi kita semakin matang.  Demokrasi yang ditopang pada sistem nilai, budaya dan kepemimpinan kolektif, bukan disandarkan pada figuritas semata,  ini yang akan membuat Demokrasi kita naik kelas menjadi Demokrasi Substansial," pungkas Syaikhu.(Doddy SP/Irwansyah).