Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW Digelar di Mesjid Raya JIC

Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW Digelar di Mesjid Raya JIC

Sabtu, 24 April 2021

 


JAKARTA,  GLOBAL-SATU.com -  Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabatnya digelar di Masjid Raya Jakarta Islamic Center ( JIC ) jalan Kramat Jaya Raya RW 01 Tugu Utara, Kecamatan Koja,  Kota Jakarta Utara,  di bulan Ramadhan 1442 Hijriyah mulai Jumat 23 April hingga Senin 3 Mei 2021.


Disela-sela menjalani ibadah puasa,  tak ada salahnya masyarakat yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya untuk berkunjung dan belajar sejarah agama Islam,  terutama dari perjalanan Nabi Muhammad SAW.


Bertempat di Hall Convention JIC,  pameran ini menampilkan puluhan benda peninggalan Rasulullah yang sayang untuk dilewatkan.


Ketua penyelenggara pameran Artefak Nabi Muhammad SAW, M. Rifqi mengatakan,  total ada 35 koleksi artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabatnya yang dipamerkan.


"Puluhan Artefak tersebut didatangkan dari berbagai negara hasil penemuan sejumlah Arkeolog hingga  koleksi para Kolektor dari Timur Tengah,"ujar Rifqi di lokasi,  Jumat (23/4/2021).



Barang-barang bernilai sejarah tersebut secara khusus dipamerkan di Indonesia, setelah sebelumnya di Brunei Darussalam dan Malaysia.


"Sebelumnya barang-barangnya ini didapat dari Kairo, dari Mekah,   Madinah, dan juga Yaman, tempat-tempat yang bersejarah,  ini sekarang waktunya dipamerkan di Indonesia,"kata Rifqi 



Sejumlah Artefak yang dipamerkan, seperti bekas tempat susu Rasulullah,  Kantong Kulit Baginda Rasulullah,  bekas wadah Air Zam-zam Rasulullah,  Pedang Nabi Muhammad SAW,  Busur Panah Baginda Rasulullah,  Rambut Sayyidina Al Aisyah RA, Kunci Makam Baginda Rasulullah, Pedang sayyidina Husein,  Rambut sayyidina Fatimah Al Zahra Hingga kunci Ka'bah.


Masing-masing artefak tersebut diletakkan dalam wadah kaca dengan papan informasi di sebelahnya. Ada pula sertifikat keaslian yang di pajang dalam wadah kaca tempat penyimpanan setiap barang.


Selama 11 hari, pameran dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai 22.00  WIB,  dengan jadwal istirahat menjelang waktu berbuka puasa.


"Pengunjung nantinya hanya diwajibkan membayar infak seikhlasnya sebelum bisa masuk area pameran,"ucapnya.


Selain  itu, kewajiban pengunjung lainnya ialah menjalani Swab Test Antigen di depan pintu masuk lokasi pameran. Hal ini sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Corona yang masih merebak.


Rifqi menambahkan, pameran ini memang sengaja digelar selama bulan Ramadhan sebagai Spot Wisata Religi tersendiri.


"Tujuannya agar generasi muda atau umat muslim pada umumnya dapat lebih memperdalam pengetahuan tentang Rasulullah. Dengan begitu kecintaan dengan Nabinya bisa makin bertambah,"jelasnya.


Mudah - mudahan dalam beribadah kita di bulan suci ini dengan adanya barang-barang peninggalan Rasulullah,  bisa menambah meningkatkan nilai ibadah kita,  menambah kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW,"pungkasnya.(Doddy Sp/Irwansyah).