Danrem 081/DSJ Dampingi Forkopimda Jatim Tinjau Posko Penyekatan dan Shelter Isolasi

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Danrem 081/DSJ Dampingi Forkopimda Jatim Tinjau Posko Penyekatan dan Shelter Isolasi

Sabtu, 08 Mei 2021

 


GLOBAL-SATU.com - Untuk menindaklanjuti narasi tunggal Presiden RI, Joko Widodo tentang larangan mudik pada momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Forkopimda Jatim meninjau Posko Penyekatan Larangan Mudik di Exit Tol Ngawi.


Setibanya di sana, Gubernur Jatim, Khofifah, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim, Nico Afinta disambut oleh Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho beserta Forkopimda lainnya.


Di Posko tersebut, mereka meninjau pelaksanaan swab dan pemeriksaan kelengkapan surat-surat bagi para pendatang yang berasal dari luar daerah Ngawi atau yang akan masuk ke Jatim.



Baik, Gubernur, Pangdam dan Kapolda menghimbau kepada masyarakat untuk dapat mematuhi larangan mudik dari pemerintah tersebut. 


Karena menurut Kapolda, hal itu merupakan salah satu upaya terbaik yang harus terus dilakukan guna mempercepat penanganan Covid-19. "Ini cara terbaik untuk mencegah penyebarannya agar tidak semakin meluas. Diharapkan seluruhnya dapat mendukung dan mematuhinya," katanya di Posko Penyekatan Exit Tol Ngawi, Sabtu (8/5/2021) siang.


Setelah meninjau Posko Penyekatan itu, mereka melanjutkannya dengan meninjau keberadaan Shelter Isolasi Kolektif Penanganan Covid-19 yang berada di Sanggar Pramuka, Jiwan, Kab. Madiun.


Shelter isolasi itu merupakan atau difungsikan sebagai tempat penanganan lanjutan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI), setelah sebelumnya melakukan isolasi tingkat provinsi di Surabaya.


Selain meninjau Shelter itu, dalam momen kunjungannya di wilayah Madiun, Gubernur, Pangdam dan Kapolda juga tampak membagi-bagikan paket sembako kepada Paguyuban Tukang Becak Kota Madiun dan para PMI yang tengah menjalankan isolasi.