24 C
id

Munas Kadin Dipindah Dari Bali ke Kendari, Adik Dwi Putranto : Ini pukulan Berat bagi UMKM dan Pelaku Wisata

 


JAKARTA. GLOBAL– SATU. com - Bagai petir di siang bolong yang rencananya menggelar acara di Bali pada 2 - 4 Juni 2021, dipindahkan ke Kendari. sulawesi tenggara, bukan hanya lokasi yang dipindah. Waktu dengan dimundurkan menjadi 25 - 30 Juni.


Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani menyebut pemindahan karena Covid-19. ”Iya betul (pertimbangannya karena Covid-19),” ujar Rosan seperti dikutip dari Tempo, Jumat (28/5/2021).


Benny soetrisno. Wakil ketua  umum bidang perdagangan sekaligus panitia munas kamar dagang indonesia (KADIN). Mengatakan, pembatalan merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Pemindahan juga merupakan arahannya. Benny mengaku tak tahu terkait alasan di balik semua ini


“Presiden minta dipindah ke Kendari. (Alasannya) engga tau tuh, mundur lagi akhir Juni," bebernya seperti dikutip dari CNNIndonesia, Kamis (27/5/2021).


Sontak saja pembatalan mendadak yang masih dipenuhi pertanyaan ini pun membuat sedih para pelaku usaha. Padahal munas kadin digadang-gadang sebagai momentum pemulihan ekonomi untuk pulau dewata. Selama pandemi, ekonomi bali memang ambruk. Nyaris lumpuh total. Sebagai daerah yang 90 persen ekonomi tergantung pada sektor wisata, ekonomi bali seolah langsung berhenti seketika.


Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, langsung lesu mendengar kabar pemindahan munas kadin di bali. Mendamba pemulihan ekonomi melalui dorongan pelaku usaha di bali hingga gigit jari.


“Total (kerugian) kurang-lebih Rp 35 miliar,” ujar Ida Bagus Agung seperti dikutip dari tempo.co.




Suara protes terus datang dari berbagai daerah. Ketua kadin jawa timur. Adik Dwi Putranto, mempertanyakan isu pemindahan lokasi dan pemunduran jadwal Munas. 



”Seluruh panitia dan pengurus kadin Provinsi telah mempersiapkan gelaran tersebut, mulai dari booking tiket pesawat hingga hotel. Saya tidak paham pertimbangan apa (Munas dipindah dan diundur). Kadin Jatim merasa keberatan atas rencananya karena memang dari awal sudah disiapkan dengan  keputusan pelaksanaan untuk mendongkrak perekonomian yang menjadi sentra pariwisata Indonesia. Kalau pariwisata Bali bergerak, saya yakin semua akan bergerak," tegas Adik.


Dia menjelaskan, sebelumnya, ada tiga kadin provinsi yang mengajukan jadi tuan rumah Munas ke-VIII yaitu kadin jatim. Bali dan Kadin kepulauan riau. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, pada akhirnya diputuskan Munas ke VIII bakal di gelar di Bali. 


"Kadin Jatim menerima dan setuju karena untuk dongkrak sektor pariwisata nasional. Kadin Jatim sangat memahami karena itu sangat dibutuhkan Bali. Dalam perjalanan teman-teman di Bali dan OC sudah persiapkan oleh penyelenggara," ujarnya.


Untuk itu, Kadin Jatim akan berkirim surat ke Kadin Indonesia agar rencana pemindahan lokasi Munas ke VIII tidak diteruskan dan pelaksanaan ditetapkan di Bali, sesuai keputusan awal. Menurut Adik, yang tidak setuju pemindahan Munas ke-VIII ke Kendari tidak hanya Kadin Jatim, tetapi ada sekitar 21 Kadin Provinsi yang juga menyatakan ketidak setujuan mereka atas rencana tersebut. 


Pengurus Kadin, Kamrussamad, juga menyesalkan pembatalan musyawarah nasional (munas) di Bali pada 2 - 4 Juni 2021. Menurut dia dibatalkan munas kadin dibali mencederai semangat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pada khususnya di sektor pariwisata.


Dia menyebut pembatalan kadin di bali tanpa alasan yang jelas. Padahal sebelum ditunjuk bali sebagai lokasi munas berdasar petunjuk Presiden Jokowi. “Perlu penjelasan, karena penentuan Bali dan tanggal 2 - 4 Juni itu adalah petunjuk Presiden sesuai paparan Rosan (Ketua Kadin) pada rapat Dewan Pengurus Lengkap (DPL) April 2021 lalu. Kenapa dunia usaha dipermainkan pada saat ekonomi masih sulit ini,” ujar kata Kamrussamad dalam keterangannya, Kamis (27/5/2021).


Sebelum ada kabar pembatalan munas kadin dibali, Kamrussamad menyebut. UMKM dunia usaha yang terlibat dalam event tersebut sudah bersiap. Mereka diantara pelaku usaha perhotelan. Industri. Transportasi dan Kuliner.


Pelaku usaha itu tentu sudah menyiapkan material untuk menyambut gelaran Munas Kadin. “Dengan kenyataan seperti ini pastilah mereka kecewa,” tandas Kamrussamad.


Menurut dia, sejatinya Kadin tidak perlu membatalkan Munas di Bali. Sebab Provinsi Bali, khususnya Nusa Dua adalah kawasan zona hijau untuk covid-19. Dari segi ekonomi, Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) pada Q1/2020 berada pada garis minus 5,06 persen dan Q1/2021 minus 5,19 persen.


“Perlu keberpihakan pemerintahan dan dunia usaha lain untuk menyelamatkan Bali agar ekonomi bisa rebound.”


Perubahan rencana Munas Kadin sebelumnya tertuang dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia kepada ketua asosiasi dan anggota luar biasa tertanggal Kamis, 27 Mei 2021. Surat dengan nomor 405/DP5/V/2021 menyatakan Munas Kadin yang semula akan digelar 2 - 3 Juli di Nusa Dua, Bali, akan ditunda sampai 30 Juni 2021. (Fathir)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4