Pangdam XII/Tpr Ikuti Rapat Kepala Daerah Bersama Presiden

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Pangdam XII/Tpr Ikuti Rapat Kepala Daerah Bersama Presiden

Senin, 17 Mei 2021

 


KUBU RAYA,GLOBAL-SATU.com  - Bertempat di ruang rapat Puskodalopsdam XII/Tanjungpura, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh Kepala Daerah Indonesia. Rapat berlangsung secara virtual,Senin (17/5/21).


Rapat kali ini dipimpin Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo didampingi Wakil Presiden, K.H. Ma'ruf Amin. Rapat melali video conference (Vicon) juga diikuti oleh Forkopimda dari seluruh wilayah di Indonesia.


Mengawali sambutannya, Presiden Ir. H. Joko Widodo mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah kepada seluruh peserta rapat yang beragama muslim.


"Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Saya juga bersama wakil presiden mengucapkan selamat merayakan kenaikan Isa Almasih bagi umat Kristiani," ucap Presiden.



Dalam kesempatan tersebut Presiden salah satunya menekankan kepada para kepala daerah untuk terus konsisten melaksanakan upaya percepatan penanganan Covid-19.


"Hati-hati, gelombang kedua, gelombang ketiga di negara-negara tetangga kita sudah melonjak drastis," tegasnya.


Presiden meminta kepada para Kepala Daerah khususnya yang ada di wilayah Pulau Sumatera untuk lebih waspada berkaitan dengan terjadinya kenaikan kasus terkonfirmasi Covid-19.


"Hati-hati provinsi yang ada di Sumatera. Lima belas provinsi mengalami kenaikan. Sebagian ada di Pulau Sumatera, Pulau Jawa dan Kalimantan," pinta Presiden Ir. Joko Widodo. (red/Pendam XII/Tpr)