Tanggapan dan Klarifikasi Humas Setda Kota Bekasi Atas Berita Dengan Judul : GMNI Laporkan ke Kejari Kota Bekasi

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Tanggapan dan Klarifikasi Humas Setda Kota Bekasi Atas Berita Dengan Judul : GMNI Laporkan ke Kejari Kota Bekasi

Kamis, 20 Mei 2021

 


KOTA BEKASI, GLOBAL-SATU.com - Menanggapi berita kami yang terbit pada kamis 20/5/2021.dengan judul : "Diduga Proyek Tak Rampung , GMNI Laporkan ke Kejari Kota Bekasi" , untuk itu Humas Setda Kota bekasi melakukan klarifikasi atas pemberitaan tersebut . Dimana berita tersebut telah salah informasi dan ditanyangkan oleh beberapa media online, termasuk media kami Global-satu.com. Untuk lebih benarnya dialam surat klarifikasi disebutkan bahwa : 


Bersama ini Bagian Humas Setda Kota Bekasi selaku PPID Utama Kota Bekasi berdasarkan surat klarifikasi berita nomor 175/2070/Setwan .PP pada tanggal 20 Mei 2021, telah menyampaikan tanggapan sebagi berikut :


1.Informasi yang tersaji pada pemberitaan tersebut tidaklah benar dimana berdasarkan Surat Perintah Kerja No 021/SPK.06/Cat Gedung /PPK/DPRD.Set Tanggal 09 April 2021 bahwa masa kerja CV.MetaPlasindo untuk kegiatan pengecatan Gedung DPRD dengan nilai kontrak sebesar Rp.194.812.900 dilaksanakan dalam jangka waktu 50 hari kalender terhitung mulai tanggal 19 April 2021 sampai dengan tanggal 07 Juni 2021, dengan demikian masih ada waktu 15 hari untuk penyelesaian pekerjaan tersebut.


2. Mengingat pekerjaan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri , maka proyek prngecatan tersebut dihentikan sementara 8 hari terhitung dari tanggal 11 mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021, namun hal tersebut tidak akan memperpanjang pengerjaan proyek dan apabila terjadi ketelambatan pelaksanaan / penyelasaian penyedia akan dikenakan denda keterlambatan 1/1000 ( satu per seribu )dari nilai SPK.


Sehubungan dengam berita tersebut, untuk itu Redaksi Global-satu.com menyampaikan Permohonan maaf yang sebesar besarnya atas kekeliruan wartawan kami di lapangan atas berita tersebut .(#)