Ketua DPRD Ingatkan Covid-19 Nyata, Tingkat Keterisian Melebihi 50 Persen.

Iklan Semua Halaman

 


Dukungan setiap lapisan masyarakat diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19 dengan cara menyukseskan program vaksinasi pemerintah dan tetap mematuhi protokol kesehatan * Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci penting pencegahan penyebaran COVID-19. Cara itu bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, terutama jika salah satu anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 sangatlah penting. * Yuk, patuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M!

Ketua DPRD Ingatkan Covid-19 Nyata, Tingkat Keterisian Melebihi 50 Persen.

Rabu, 09 Juni 2021

 


JAKARTA,GLOBAL-SATU.com -  Pimpinan DPRD  DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebutkan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien covid 19 di Jakarta melonjak. Politisi PDI Perjuangan ini memperkirakan, sekarang tingkat keterisiannya melebihi 50 persen  pasca Hari Raya Idul Fitri 1442  H pada 13 Mei 2021 lalu.


Provinsi DKI Jakarta pun menjadi salah satu wilayah dengan bad occupancy rate  yang meningkat. Kini melampaui 50 persen, kata Prasetyo yang dikutip dari Instagram miliknya @prasetyoedimarsudi pada Rabu (9/6/2021).


Hal itu dikatakan Prasetyo usai  menghadiri rapat penanganan covid 19 bersama jajaran Pemkot Administrasi Jakarta Selatan pada Selasa (8/6/2021) kemarin.Dalam  kesempatan itu, Pras juga mengingatkan masyarakat bahwa bahaya virus ini sangat nyata adanya.


"Sebagai bukti, kasus aktif mingguan di Jakarta kembali melonjak dibanding sebelumnya. Karena itu saya berpesan kepada Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk terus menggenjot tingkat kedisiplinan dengan menerapkan protokol kesehatan warga,"ujarnya.


Menurut dia, pemerintah terus berupaya mencegah dan mengendalikan  penyebaran covid-19 dengan melaksanakan 3T, yaitu  tracing, testing dan treatment. Upaya ini,  kata dia juga harus dilakukan secara simultan dan Pemkot Jaksel wajib mensuksekan vaksinasi covid 19 sebagai ikhtiar mengakhiri pandemi.


"Jaga diri, lindungi negeri Jangan pernah kasih kendor disiplin prokes  supaya pandemi cepat berakhir," tambahnya.


Berdasarkan Data terakhir dari Dinkes DKI Jakarta pada 1 Juni 2021 lalu,  pemerintah daerah telah menyediakan tempat tidur isolasi 6.621 unit dan 33% atau 2.716 telah terisi. Sedangkan  untuk tempat tidur ICU sebanyak 1.014 unit dan  telah terpakai 362 unit atau sebesar 36 persen dari kapasitas yang disediakan.


Di sisi lain, kasus aktif covid 19 di DKI Jakarta sampai Selasa( 8/6/2021) kemarin  menembus 11.612  orang. Mereka  ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah atau di fasilitas isolasi terkendali yang disediakan pemerintah,  yang ada juga yang dirawat di RS rujukan.(Doddy.SP/Jayakerta).