Pasien Covid 19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Mengantre, Bertambah 425 Orang

Pasien Covid 19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Mengantre, Bertambah 425 Orang

Rabu, 16 Juni 2021

 


JAKARTA, GLOBAL-SATU.com -  Antrean Pasien Covid 19 yang  datang dalam waktu berdekatan  di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat dalam beberapa hari ini mengalami lonjakan pasien positif covid 19.


Berdasarkan data terkini dari Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) RSDC Wisma Atlet  Kemayoran terjadi penambahan pasien sebanyak 425 orang hingga kini total terdapat 5.435 orang.


Sebelumnya sempat terjadi antrean, baik  rombongan mobil ambulans maupun pasien positif covid 19 di area unit Gawat Darurat (UGD)  yang disediakan RSDC Wisma Atlet.


Kordinator Humas RSDC   Wisma Atlet Letkol TNI Laut M. Arifin mengatakan, antrean tersebut terjadi pada senin (14/6/21)  malam kemarin.


"Antrean itu  terjadi karena banyaknya pasien yang datang dalam waktu berdekatan,  seperti video yang beredar di media sosial yang memang keadaannya seperti itu,"kata Arifin ketika dikonfirmasi. Selasa (15/6/21).


Selain itu, terjadinya antrean karena perlu dilakukan pendataan pasien di area UGD RSDC Wisma Atlet.


Hal itu penting karena untuk melakukan diagnosa awal terhadap pasien, apakah pasien tersebut masuk kategori tanpa gejala, gejala ringan, sedang atau berat.


Setelah diketahui diagnosa  pasien,  baru kemudian diarahkan ke kamar perawatan yang sudah di tentukan oleh pihak rumah sakit.


"Karenanya penumpukan tidak bisa dihindari, jadi memang awalnya harus antre terlebih dahulu,"sebut Arifin.


Sebelumnya dalam akun sosial media Instagramnya, Arifin juga memposting video kondisi di area RSDC  Wisma Atlet yang penuh.


Dalam  keterangan video tersebut, pria yang juga berprofesi sebagai dokter itu menuliskan,  penuhnya Wisma Atlet karena efek libur  lebaran.


Ia  pun memberikan peringatan terhadap masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan dengan baik dan jangan pernah merasa bosan.


"Mari kita bekerja sama dan sama sama bekerja mengatasi pandemi covid 19 ini," pungkas Arifin.(Doddy.SP/Irwansyah).