24 C
id

Rencana Penertiban Kota Panton Labu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muspika dan Tokoh Masyarakat Adakan Rapat

 



ACEH UTARA, GLOBAL-SATU.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye, Selasa 29 Juni 2021 melakukan pertemuan dan sekaligus rapat dengan tokoh masyarakat  berserta unsur masyarakat terkait rencana persiapan penertiban kota Panton Labu yang berlangsung di balai desa kecamatan setempat.


Camat Kecamatan Tanah Jambo Aye Fadli,SSTP,.MPA saat dikonfirmasi oleh media diruang kerjanya mengatakan dalam pertemuan rapat tersebut ada tiga hal yang dibahas oleh pihak pemerintah Aceh Utara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Utara dan Dinas Perhubungan. Tiga hal tersebut diantaranya terkait Sampah, PKL, Parkir, demi indahnya tata ruang kota Panton Labu.


Alhamdulillah dalam rapat tersebut ada beberapa usulan yang diusulkan oleh tokoh masyarakat diantaranya terkait penambahan kontainer sampah dimana ada beberapa tempat kontainer yang sudah ada tidak bisa tertampung lagi sampah, “kita minta penambahan tiga kontainer sampah kepada pemerintah daerah demi untuk kebersihan lingkungan kota panton labu biar sampah tidak lagi menumpuk,” ujarnya Fadli.


Dan selanjutnya, lanjut Fadli tentang parkir dan pihaknya memohon kepada Dinas Perhubungan supaya dibedakan antara ruas jalan utama dan tempat parkir. Dan mengenai Pedagang Kaki Lima (PKL) Fadli memohon kepada Disperindag Aceh Utara untuk melakukan pendataan, pendataan dalam artian bisa saja difokuskan berjualan atau bisa saja dilakukan penggeseran supaya tidak memakai badan atau bahu jalan dikerna kan penduduk makin padat. 


”Itu tiga kendala atau tiga permohonan kita pada pihak kabupaten,” kata Camat Tanah Jambo Aye.


Terkait penempatan PKL pihak Kecamatan belum berani memastikan lokasi untuk PKL kota Panton Labu, karena janji dari dinas Disperindag akan melihat lokasi yang memungkinkan dulu, karena mereka akan melakukan pendataan dulu.


"Kalau memang tidak ada tempat untuk direlokasi PKL di kota Panton Labu, mungkin pihak dinas akan melakukan penertiban, agar tidak memakai badan atau bahu jalan,"katanya Fadli.


Dalam rapat tersebut pihak kabupaten menyarankan kepada pihak muspika agar mencari lokasi lain untuk PKL.Terkait lokasi lain untuk PKL, pihak muspika dan pihak masyarakat kota Panton Labu belum berani menetapkan lokasi lain untuk PKL, 


Pihaknya mengharapkan kepada pedagang dan masyarakat kota Panton agar sama – sama bisa menjaga kota Panton Labu Aman, Nyaman, dan Bersih, agar sehingga bebas dari sampah, bebas dari kemacetan, dan bebas dari semerawut, dikarenakan PKL.


Dalam rapat tersebut turut hadir Wabup Aceh Utara Fauzi Yusuf (sidom peng) Anggota DPRK Aceh Utara dari partai aceh Teuku Otman (ayah ot) Kepala Dinas Disperindag Aceh Utara berserta kepala bidang dan stafnya, Kepala Dinas Perhubungan berserta kepala bidang dan stafnya, dan tokoh masyarakat dan unsur masyarakat kota Panton Labu.(marzuki).

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4