24 C
id

Stadion Olympic Mini kejar Target Penyelesaian

 


BERAU,GLOBAL-SATU.com - Pembangunan Stadion Olimpic Mini, berlokasi di jalan poros teluk bayur,  Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau  tampak masih dalam proses pengerjaan dan masih terus di genjot oleh kontraktor pelaksana, sebab diharapkan dapat rampung pada bulan September 2021. Selain sebagai venue utama, Stadion Olimpic Mini ini juga direncanakan awal fungsinya sebagai fasilitas  pendukung gelaran Pekan Olahraga (Porprov) Kaltim di akhir tahun 2022 mendatang, dimana Kabupaten Berau mendapat giliran dipercaya sebagai tuan rumah pada perhelatan akbar itu.


Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasaranan Stadion Olimpic Mini ini termasuk Program multiyears contrak (MYC) dengan Nomor Kontrak : 05/PPK-STADION/PSOMTB/III/2020 bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPR Kab Berau TA 2020.


Terkait peningkatan pengerjaan, masih tersisa 3 bulan kedepan. Saat di konfirmasi melalui pesan singkat whatsapp, Kadis PUPR Andi Marewangeng  menyampaikan bahwa ia masih melakukan dinas keluar daerah, namun kami diarahkan untuk bertemu  kabid Cipta Karya atau  ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.


"Waalaikumsalam wr wb, mohon maaf sebelumnya kami lagi DL sebaiknya ke kabidnya pa wassalam" tutur Kadis PUPR Berau (17/6/21).


Saat ditemui  di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021), Erwin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  menjelaskan,  perusahaan kontraktor pelaksana Stadion Olimpic Mini ialah PT.Karuniaguna Intisemesta sebagai pemenang tender dengan  pembiayaan bersumber dari Anggaran Pemerintah Belanja Daerah(APBD) dengan pagu anggaran sebesar Rp.51.918.600.000.00,-, dan   masa pengerjaan 570 hari kalender.



Lanjut Erwin, pengerjaan yang memakan waktu 18 Bulan untuk penyelesaiannya dengan tingkat akselerasi persentase sudah mencapai 65% Yang diperkirakan tuntas pada 1 Oktober 2021.


Menurutnya, kendala pengerjaan dari pihak kontraktor dilapangan tentu saja seperti kurangnya menganalisa_schedule_ kerja di bulan puasa dan setelah lebaran karena hal yang itu  tidak dapat dihindari, fakta dilapangan banyak yang libur, tapi  dinas PUPR Berau minta percepatan .



"Sifatnya normatif dengan menginstruksikan pihak kontrktor agar secepatnya mendatangkan segera material, penambahan jam kerja (lembur), serta penambahan jumlah pekerja, dan juga perubahan Detail Engineering Design (DED) telah  dilakukan terhadap ukuran awal  lapangan bola dari P 100  m X L 70 m menjadi  P 105 m X L 68 dengan ukuran standar nasional,"jelasnya.


"Dalam pelaksanaan ada terdapat titik-titik perubahan, kita di PU ada Manajement Konstruksi (MK), konsultan dalam melakukan review melakukan perubahan serta sisi penambahan penganggaran," tambah Erwin.



Selaku PPK, Erwin kembali  menjelaskan,  untuk penyempurnaan  Stadion Olimpic Mini terdapat penambahan anggaran 16 M lebih yang akan segera diusulkan ke ULP untuk dilelang pelaksanaan kegiatannya.


"Hingga tahun depan masih dilakukan penambahan anggaran pada area pelataran stadion secara keseluruhan yang berukuran 4,5 Hektar juga di tambah dari Manajement Konstruksi. Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Area Parkiran, Site Development, hingga penempatan Lampu sorot stadion,"tandas Erwin.


Sayangnya dari dua kali pantauan dilokasi pengerjaan Stadion Olimpic Mini, pada (17/6/21 dan 21/6/21) selaku penanggung jawab pengerjaan dilokasi oleh kontraktor pelaksana, Dasuki tidak dapat ditemui  untuk dimintai keterangannya terkait pelaksanaan proyek Stadion Olimpic Mini tersebut. (Arie/Mare)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4