24 C
id

Puskesmas Sambaliung Selalu Pantau Serta Edukasi Kesehatan Masyarakat Isoman dan Umum

 


BERAU, GLOBAL-SATU.com -Sejak pandemic covid 19 melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia di awal tahun 2020 lalu, Puskesmas bagian dari garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan primer pada masyarakat tentunya dengan memberikan pelayanan extraordinary yang bersesuaian dengan protokol kesehatan covid -19.


Dalam hal ini, tentunya layanan kesehatan maksimal sebagi gambaran upaya yang dapat dilakukan oleh petugas kesehatan tingkat Puskesmas saat masa-masa dimana masyarakat berharap adanya perhatian di hadirkan puskesmas (PKM), seperti apa yang telah dilakukan Puskesmas Sambaliung.


Warga masyarakat di Kelurahan dan Kampung di wilayah Kecamatan Sambaliung dalam situasi PPKM Darurat  adanya menjalani isoman dirumah, tentu terkait hal itu PKM Sambaliung berupaya memberi pelayanan kesehatan.


Kepala Puskesmas Sambaliung, dr.Hj.Sulistiawati menyampaikan petugas kesehatan berhadapan langsung dengan pasien dan keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri, di saat tugas menjalani kontrol kesehatan warga masyarakat isoman dan mengedukasi kesehatan ketika menjalani isolasi mandiri dirumah.


"Klo PKM tupoksi adalah pemantauan kesehatan tiap hari by phone atau kunjungan langsung ke rumah pasien untuk cek kesehatan sekaligus edukasi dan pemberian obat," kata Kepala PKM Sambaliung dalam Pesan Whatupnya (28/7/21) tadi sore.


Untuk diketahui, menurut dia sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pelaksana pantauan penerapan kedisiplinan para pasien isoman menjadi tanggung jawab satgas kampung/RT yang ada.

 

Selain itu, Dia juga mengatakan keluarga pasien Isoman juga diberikan obat atau vitamin bagi mereka yang sudah diperiksa swab  ag+, tindakan dapat disertai dengan dilakukan rujukan jika diketahui kesehatan pasien isoman menurun dalam masa isolasi mandiri dirumah.


"Ya PKM akan merujuk tapi Kalau Rumah Sakit penuh seperti saat ini, kita upayakan sambil menunggu antrian masuk Rumah Sakit dengan pemasangan oksigen," jelasnya.


Selain itu, Himbauan dan edukasi pada masyarakat luas juga terus di dengungkan, seperti dikutip melalui akun resmi Puskesmas Sambaliung (28/7/21) pada 6 jam yang lalu, bertuliskan.


"Tak pernah lelah menyampaikan jangan kendor prokes! Masker dipasang menutup Hidung dan Mulut (benar), bukan ditempel di bawah dagu (salah)," tuturnya.


"Mari sama-sama menjaga dan melindungi orang lain di sekitar kita dari penularan virus covid 19 dengan tetap disiplin menjalankan prokes 5M. Bed RS saat ini full terisi oleh pasien-pasien gawat covid 19, dan masih banyak pasien yg menunggu antrian masuk RS . Jangan tunggu sakit baru sadar pentingnya sehat. 

Tidak perlu mengucilkan tetangga/keluarga yang terpapar Covid-19.

Saling support dan peduli satu sama lain. Badai pasti berlalu, dengan hashtag :


#LawanCovid19 

#memakaimasker

#mencucitanganpakaisabun 

#menjagajarakfisik

#menghindarikerumunan

#membatasimobilitas ,"tutupnya.


(Arie)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4