24 C
id

2 Isoter Siap Difungsikan di Wilayah Kecamatan Gunung Tabur



BERAU, GLOBAL-SATU.com - Dalam memaksimal penanganan kesehatan bagi masyarakat terkonfirmasi positif Covid- 19,Tim Satgas Kecamatan Gunung Tabur yang tergabung dalam unsur muspika Gunung Tabur telah menyiapkan Isolasi Terpadu (Isoter) pada dua tempat yang berada di Kelurahan Gunung Tabur dan Kampung Tasuk.


Meeting zoom yang dipimpin Bupati Berau dan Unsur Forkopimda Kabupaten Berau, senin (9/8/21) siang. Meeting zoom tersebut juga diikuti oleh Camat Gunung Tabur Anang Saprani, Kapolsek Gunung Tabur AKP Tatok Tri Haryanto, Danramil 0902-02/Gunta Kapten Arm. Joko Sulistianto, Kepala Puskesmas Gunung Tabur, I Made Mahendra, Lurah Lutfi.


Camat Gunung Tabur Anang Saprani, saat di temui mengatakan, dalam meeting zoom yang dilakukan, mendapat arahan dan petunjuk dari Bupati Berau untuk segera menyiapkan Isoter dalam wilayah Kecamatan, Kelurahan dan Kampung.


Selain itu, Anang mengatakan terkait upaya penanganan PPKM Darurat di wilayahnya telah menyiapkan 2 tempat Isoter yaitu mengfungsikan gedung serba guna di Kelurahan Gunung Tabur dengan kapasitas tampung 20 orang dan gedung olahraga di Kampung Tasuk dapat menampung 15 orang yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung ruang yang disusaikan.


"Kami buatkan kamar perawatan Isoter dengan fasilitas lengkap, untuk beberapa hari kedepan sudah dapat di fungsikan, selain itu tenaga medis dan pengawasan kami selalu berkoordinasi dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan di Isoter," Jelas Camat Gunung Tabur usai meeting zoom .



"Untuk persiapan oksigen, obat-obatan dan peralatan lain, sudah kami bahas dengan Puskesmas dan Dinas terkait akan di suplai, sedangkan pasien yang bergejala kalau dirumah penduduk rawan penyebaran," Paparnya .


Ditempat yang sama Kapolsek Gunung Tabur AKP Tatok Tri Haryanto, menegaskan isoter ini bertujuan mengurangi transmisi lokal maka pasien harus di geser ke isoter, dalam pengawasan ini TNI-POLRI bersama Kelembagaan Pemuda, dan Tokoh Masyarakat untuk mendukung pelaksanaan, karena penyakit ini nyata dan korbannya jelas jika ada yang menghalang-halangi tentu akan ditindak tegas.



"Kami bersama-sama TNI-POLRI akan melakukan tindakan tegas terukur jika melawan petugas, pemerintah sudah selalu mensosialisasikan untuk itu ada pasal KUHP maupun pasal dari Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 " Tegas mantan Kasat Reskoba Polres Berau ini.


Selain itu, Kepala Puskesmas Gunung Tabur, I Made Mahendra mengatakan kosentrasi dan fasilitas kesehatan akan diterapkan di isoter, tergantung jumlah pasien nantinya ada dua tim kesehatan yang bertugas, surveilans melakukan pemantauan kesehatan pasien secara bergantian termasuk jika terdapat pasien komorbiditas.


"Jika ada pasien yang bergejala berat kami akan rujuk ke RS, sekarang ini yang isoman aja kami akan jaga selama 24 jam supaya tindakan dilakukan lebih cepat, jika pasien mengalami sesak nafas dengan saturasi oksigen rendah segera di rujuk," ungkapnya. (Arie)



Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Ads Single Post 4