banner 728x250
BNN RI  

Tekan Pengguna Narkoba di Lingkungan Pendidikan, BNN RI Maksimalkan Peran Penggiat

SEMARANG – Dalam upaya mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar), Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) terus menggelorakan semangat masyarakat untuk turut peduli dan berkontribusi dalam melawan segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Ini perlu dilakukan karena para pengedar atau bandar narkoba pun terus berupaya melakukan perlawanan, salah satunya dengan melebarkan pangsa pasar kepada pengguna baru. Hal ini terlihat dari angka prevalensi penyalahguna narkoba yang terus meningkat, terutama pada kategori coba pakai atau baru pertama pakai.

Direktur Peran Serta Masyarakat (PSM) Drs. Richard Nainggolan, M.M., M.B.A. menyampaikan dari beberapa penelitian yang dilakukan terlihat bahwa pengguna narkoba coba pakai jumlahnya terus meningkat tiap tahunnya dan pada tahun 2019 berjumlah sekitar 1,6 juta.

Lebih lanjut Direktur PSM menjelaskan tentang pengertian narkoba dan bahayanya, ciri-ciri penyalahguna narkoba, alasan seseorang menjadi pengguna, tahapan penyalahgunaan dan strategi pencegahannya.

“Ada berbagai penyebab mengapa seseorang menjadi penyalahguna narkoba, tetapi tidak ada faktor tunggal yang menjadi penyebab seseorang terjerumus narkoba,” ujar Direktur PSM di hadapan peserta Bimbingan Teknis Penggiat P4GN di Hotel MG Setos Semarang, Kamis (2/12).

“Diharapkan kawan-kawan sebagai Penggiat P4GN bisa menangani supply dan demand serta dapat mensosialisasikan pengetahuan tentang narkoba kepada lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sebelumnya para peserta bimtek telah mendapatkan materi tentang _public speaking_ dan _social media skill_ dari praktisi komunikasi, Nessa Ghozal.

error: Content is protected !!