banner 728x250

Pangkoarmada III Menghadiri Konferesi Pers Koarmada RI di Belawan

IMG-20220508-WA0019
IMG-20220508-WA0018

BELAWAN  – Bertempat di Dermaga BICT Belawan, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr. Opsla, menghadiri Konferensi Pers yang dipimpin Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan, sabtu (7/05/22).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono dan Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo.

 

Adapun Konferensi Pers yang digelar berkaitan dengan penangkapan oleh KRI Karotang-872 terhadap kapal kargo asing, MV Mathu Bhum, yang mengangkut puluhan kontainer berisi minyak goreng, diduga akan diselundupkan ke luar negeri pada Rabu (4/5/2022) sekitar pukul 12.00 WIB di di Perairan Belawan, Sumatera Utara

 

Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan mengatakan, bahwa penangkapan kapal yang membawa muatan RBD Palm Oil atau minyak goreng itu diawali informasi dari intelijen Pangkalan TNI AL, yang kemudian ditindaklanjuti oleh unsur-unsur operasi yaitu KRI Karotang–872.

 

Selain itu ditegaskan Pangkoarmada RI bahwa penangkapan kapal asing yang membawa muatan minyak goreng itu adalah tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo pada 21 April 2022 lalu, yang melarang ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO), terhitung sejak 28 April 2022.

 

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono telah menekankan akan mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, dengan loyalitas tegak lurus dan memerintahkan seluruh unsur operasi jajaran TNI AL untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan ketat, serta menangkap serta memproses sesuai hukum yang berlaku dan apabila menemukan adanya ekspor CPO atau minyak sawit beserta turunannya yang resmi dilarang oleh pemerintah Indonesia.

 

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Pangkoarmada III mengatakan, bahwa Unsur Patroli Koarmada III, telah memeriksa dua kapal, yaitu KM.Mt.Bangun Rejo dengan muatan CPO 2.500 ton, masih dalam pendalaman di Lanal Tual, hasil pemeriksaan sementara bahwa kapal tersebut mengangkut CPO dengan tujuan ke Pulau Jawa.

 

Kemudian yang kedua,bahwa saat ini kami telah memeriksa KM(Kapal Motor) tersebut dengan Segara beserta Anak buah dengan muatan Biji Sawit yang akan dibawa ke Pulau Jawa dan sementara masih dalam penyidikan lebih lanjut di Lantamal IX Ambon,”tuturnya.

 

(Dispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat)


Anda juga dapat menonton video youtube kami 
di chaenal KLIK-----> Youtube Global Satu 
error: Content is protected !!