banner 728x250

Dua Tersangka Dugaan Tipikor Pembangunan Masjid Asrama Haji Transit Kemenag Babel Ditahan Jaksa

IMG-20220927-WA0025
IMG-20220927-WA0026

*Kerugian Negara Sekitar Rp5 Miliar
*Berry Aprido Putra: Penasehat Hukum akan Menghormati Proses Hukum

PANGKALPINANG – Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam pusaran tindak pidana korupsi pembangunan Masjid Asrama Haji Transit ke Rumah Tahanan Mapolresta Pangkalpinang, Selasa (27/2022).

Usai menjalani pemeriksaan di lantai dua ruang penyidik Pidsus Kejati Babel, DS dan LP yang mengenakan rompi orange langsung digiring menuju ke mobil tahanan.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Babel, Ketut Winawa membenarkan adanya penahanan dua tersangka dalam dugaan Tipikor Pembangunan Masjid Asrama Haji Transit pada Kementerian Agama Wilayah Bangka Belitung Tahun Anggaran 2020 dengan total kerugian negara sekitar Rp5 miliar.

“Iya memang benar, kami telah melakukan penahanan terhadap tersangka DS dan LSD dalam perkara pembangunan Masjid asrama Haji. Penahanan ini dilakukan pada pukul 14.15 Wib,” ungkap Aspidsus kepada Global-Satu.com, usai penahanan ini.

Ia mengungkapkan, PPK dan Konsultan Perencana kegiatan Pembangunan Masjid Asrama Haji Transit pada Kementerian Agama ini dilakukan penahanan di Rutan Polresta Pangkalpinang.

Sementara dihubungi terpisah, Berry Aprido Putra dan Andira dari Kantor Advokat Berry Andira & Partner mengaku dirinya selaku penasehat hukum akan menghormati proses hukum tersebut dan agar perkara tersebut akan segera disidangkan.

Dilansir, Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung telah menetapkan dua orang tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kegiatan pembangunan Masjid Asrama Haji Transit pada Kementerian Agama Wilayah Bangka Belitung Tahun Anggaran 2020, yakni DS dan LP pada momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke- 62 di Kejati Babel, Jumat (22/7/2022).

DS selaku PPK kegiatan pembangunan Masjid Asrama Haji Transit pada Kementerian Agama Wilayah Bangka Belitung Tahun Anggaran 2020 dengan total kerugian negara sebesar Rp5 miliar ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Nomor : Print – 713/L.9/Fd.1/07/2022 tanggal 13 Juli 2022.

Sedangkan LP selaku Konsultan Perencana Kegiatan ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Nomor : Print – 713/L.9/Fd.1/07/2022 tanggal 13 Juli 2022. (Bmg)

error: Content is protected !!