banner 728x250

Anggota DPR RI Dra. Lucy Kurniasari Bekerja Sama Kementrian Kesehatan Sosialisasikan Germas Di Sidoarjo

IMG-20221005-WA0010
IMG-20221005-WA0009

SIDOARJO – Untuk mencegah penyakit Ispa  diadakan sosialisasi germas dengan tema program pencegahan dan pengendalian penyakit Ispa yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan bersama DPR RI Dra. Lucy Kurniasari yang dilangsungkan selama dua hari di halaman Sun City Sidoarjo pada 3-4 Oktober 2022.

Lucy anggota DPR RI komisi IX mengatakan acara ini merupakan acara sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat, dari kementerian kesehatan sudah menjelaskan program pengendalian dan pencegahan pengendalian penyakit Ispa (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) di mana ISPA itu harus disosialisasikan ke masyarakat karena gejalanya seperti influenza, hidung tersumbat dan pilek, batuk kering tanpa dahak, demam ringan, nyeri tenggorokan nyeri kepala ringan, bernapas cepat atau kesulitan.

“Kegiatan ini merupakan sosialisasi hidup sehat kepada masyarakat,” kata Dra. Lucy.

“Masyarakat yang renan terkena ISPA balita, lansia dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah,” imbuh anggota DPR RI komisi IX.

Anggota DPR RI komisi IX ini juga mengutarakan bahwa masyarakat yang paling rentan untuk penyakit ispa ini balita, lansia dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah oleh karena itu kita edukasi ke masyarakat supaya tidak terkena Ispa. Apa yang harus dilakukan adalah perilaku sehat dan bersih semenjak covid masyarakat sudah melaksanakan perilaku hidup sehat di mana-mana cuci tangan jaga jarak pakai masker dan kita meng edukasi ke masyarakat untuk imunisasi influenza.

Lucy menekankan beberapa penyakit seperti Ispa itu berasal dari virus dan bakteri jadi kalau hidup sehat dan hidup bersih maka kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit ini.

“Kita berharap agar masyarakat peduli pada diri sendiri dengan menjaga kebersihan atau melindungi diri sendiri melalui vaksin sampai booster. Penyakit ISPA beberapa dari virus dan bakteri. Maka kita harus hidup sehat dan bersih serta melindungi diri sendiri,” harap Lucy Kurniasari.

Zahlul Yussar, S.I.Kom mengapresiasi akan kegiatan ini yang memang dibutuhkan oleh masyarakat Sidoarjo. After covid perlunya melakukan kegiatan seperti ini. Kegiatan ini dihadiri dari kementerian kesehatan, Dinas Kesehatan provinsi, Dinas kesehatan Kabupaten Sidoarjo bahkan dari DPR RI Komisi IX Dra Lucy Kurniasari.

“Ini merupakan momentum yang tepat untuk bersinergitas secara bersama-sama yang diinginkan oleh masyarakat Sidoarjo. Kita sangat mengapresiasi akan kegiatan ini yang dihadiri dinas yang terkait bahkan dari DPR RI Komisi IX Dra Lucy Kurniasari,” terang Zahlul.

“Kegiatan ini sangat dibutuhkan supaya Sidoarjo menjadi Kabupaten yang lebih sehat lagi,” ucap Yussar.

Zahlul menambahkan, kegiatan seperti ini dibutuhkan agar lebih maju lagi di Sidoarjo khususnya di idang kesehatan, karena Sidoarjo memang perlu sentuhan program Inovatif sehingga Sidoarjo bisa menjadi kabupaten yang sehat, karena saat ini Sidoarjo masih tinggi akan stanting angka kesehatan yang agak rendah, untuk itu diperlukan edukasi preventif dan lebih dikembangkan lagi.

Yussar mengharapkan, ke depan yang harus kita lakukan adalah mengeksiskan lagi kepada kader-kader kesehatan seperti posyandu harus kita aktifkan lagi agar kedepannya membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kedepannya kader-kader kesehatan lebih di eksiskan lagi terutama di Posyandu,” tutupnya.(msa)

error: Content is protected !!